JournalNusantara.com – Dalam rangka pelepasan kelas VI, SDN Mandalawangi yang beralamat di Kp. Pasir Gelendung RT. 02 RW. 02 Desa Ciharashas Kecamatan Cilaku Kabupaten Cianjur menggelar acara Samenan atau Wisuda. Acara berlangsung meriah dengan menghadirkan seni Canjuran, Seni tari dan wayang Bodor. Senin (19/6/2023).
Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Desa Ciharashas yang diwakili Kasi Kesra Tarmin Arifin, Kordik Kecamatan Cilaku, tokoh masyarakat dan orang tua siswa.
Baca Juga: GMNU Jabar Tegaskan Haram Hukumnya Menimba Ilmu di Al-Zaytun
Kepala Sekolah SDN Mandalawangi Budiarsa Jaya menuturkan kegiatan wisuda ini merupakan kegiatan rutin untuk melepas para siswa yang lulus dan melanjutkan ke jenjang selanjutnya. Walau saat ini sekolah kekurangan Ruang Belajar akibat ambruk tetapi proses belajar mengajar berlangsung lancar.
“Kegiatan wisuda ini digelar dalam rangka melepas siswa kelas VI yang sudah lulus menyelesaikan pendidikan dasar 6 Tahun. Semoga saat melanjutkan ke Sekolah Menengah Pertama (SMP), para siswa mampu mengikuti pembelajaran dengan baik dan tekun. Bagi juara kelas 1 sampai 6 akan mendapat piagam penghargaan dan hadiah sebagai penyemangat belajar”. Ujar Budiarsa.
Baca Juga: Wapres RI Gagas Pembentukan Wisata Religi Indonesia-Uzbekistan, Ada Makam Imam Bukhori
Terima kasih kepada para orang tua siswa yang selalu bersinergi dengan pihak sekolah dalam memberikan didikan tambahan dirumah seperti belajar shalat, mengaji dan membantu kegiata dirumah. Karena karakter siswa membantu kelancaran belajar disekolah”. Tuturnya.
“SDN Mandalawangi memiliki luas areal 1.580 m2, 6 kelas termasuk ruang kepala sekolah dan guru. 1 ruang belajar kelas 1 dan 2 secara bergilir. 2 ruang ambruk sejak tahun 2014 akibat sudah lapuk. Saat ini sudah 2 kali mengajukan ruang kelas baru” Pungkas Budiarsa yang sudah bertugas 3 tahun di SDN Mandalawangi.
Sementara itu Kasikesra Pemdes CIharashas Tarmin Arifin mengaku bangga atas digelarnya kegiatan wisuda ini karena menampilkan seni kerasi dari para siswa khususnya seni Cianjuran.
“Jangan sampai di Ciharashas ada anak putus sekolah, pemerintah sudah menyediakan bantuan BOS, Kartu Indonesia Pintar bagi sisw kurang mampu. Sekolah Dasar Negeri, Madrasah Ibtidaiyah (MI) sudah tersebar dan bisa jadi pilihan orang tua murid untuk menyekolahkan anaknya. Orang tua harus ikut membantu memberikan pendidikan dirumah karena jam sekolah terbatas”. Ujar Tarmin dalam sambutannya.