daerah

Biadab! Guru Ngaji di Sleman Cabuli Belasan Santri

Sabtu, 20 Mei 2023 | 06:41 WIB
Guru ngaji di Sleman cabuli belasan santri

Journalnusantara.com, Sleman - Publik Yogyakarta khususnya Kabupaten Sleman dibuat geger. Pasalnya terjadi perbuatan biadab, di mana seorang guru ngaji mencabuli belasan santri belum lama ini.

Sontak, hal ini membuat geram para pemegang kebijakan di tanah air. Salah satunya datang dan mendapat sorotan serius dari Kementerian terkait yang membidangi perempuan dan anak.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga mendorong terwujudnya Pesantren dan Madrasah Ramah Anak di Yogyakarta, khususnya di Sleman.

"Ini dilakukan agar para santri dapat tumbuh berkembang dengan aman dan nyaman, serta memperoleh pendidikan dan perlindungan dengan baik tanpa kekerasan," kata Bintang dilansir dari media sosial Kementerian PPPA.

Baca Juga: Tebar Senyuman Bersama Anak-Anak Penyintas Gempa Cianjur

Di tempat berbeda, Menteri PPPA bertemu dan berdialog dengan para anak korban kekerasan seksual yang dilakukan guru ngaji di Kabupaten Sleman, Yogyakarta.

"Kami berikan dukungan sepenuhnya dan mengapresiasi atas segala keberanian para korban yang melapor dan kesigapan pendamping," terangnya.

Menteri PPPA juga meminta dengan serius pemerintah Kabupaten Sleman dapat memberikan pendampingan psikologis dan memastikan pendidikan 13 korban untuk menjamin hak-hak korban.

"Pastikan para korban pencabulan mendapatkan perlindungan dan jaminan keselamatan," harapnya.

Sebagai informasi tambahan, bantuan spesifik turut diberikan kepada 13 korban yang terdiri dari peralatan kesehatan dan makanan, serta perlengkapan sekolah.

Baca Juga: Doa Bersama Anak Yatim, KRI Bima Suci Bertolak Lanjutkan Misi Diplomasi

Tags

Terkini