daerah

Waspadalah, Pembangunan Rumah Tahan Gempa Secara Mandiri Jangan Asal-asalan !

Kamis, 18 Mei 2023 | 18:13 WIB
Salah satu contoh Rumah Tahan Gempa yang dibangun di Cianjur

JournalNusantara.com - Tragedi gempa bumi 5,6 Magnitudo yang melanda Kabupaten Cianjur beberapa waktu yang lalu menyisakan duka yang mendalam bagi masyarakat terdampak. Selain kehilangan harta benda, banyak korban jiwa ikut berjatuhan akibat tertimpa reruntuhan bangunan dan tertimbun longsoran tanah.

Sekitar 75.000 bangunan ikut rusak dengan kategori rusak berat, ringan dan sedang. Pemerintah pusat langsung sigap menurunkan bantuan untuk pemulihan bangunan dengan besaran 60 jt untuk rusak berat, 30 Jt untuk rusak sedang dan 15 Jt untuk rusak ringan yang pembagiannya dilakukan bertahap.

Metode pembangunan rumah ada yang dilakukan secara mandiri atau sendiri dan melalui aflikator atau pihak ketiga.

Menurut Pemerhati Rumah Tahan Gempa Cianjur Chipta Chandra saat ditemui JournalNusantara.com, ia menyatakan bahwa pembangunan Rumah Tahan Gempa (RTG) yang khusus dilakukan secara mandiri atau dibangun sendiri harus memenuhi unsur syarat spesifikasi tahan gempa yaitu kedalaman pondasi 60 cm, besi tulangan 12 mm, ring besi 8 mm fullm jarak ring 15 cm. Pondasi di beri angkur jarak 1 meter, dinding di beri angkur jarak 60 cm. Yang utama struktur gunung-gunung diikat balok beton. Selain itu kuda-kuda yang memakai baja ringan harus menggunakan C75.75.

"Pembangunan Rumah Tahan Gempa (RTG) yang khusus dilakukan secara mandiri atau dibangun sendiri harus memenuhi unsur syarat spesifikasi tahan gempa yaitu kedalaman pondasi 60 cm, besi tulangan 12 mm, ring besi 8 mm full jarak ring 15 cm. Pondasi diberi angkur jarak 1 meter, dinding diberi angkur jarak 60 cm, dan hal utama struktur gunung-gunung diikat balok beton. Selain itu kuda-kuda yang memakai baja ringan harus menggunakan C75.75." tuturnya menegaskan.

Lantas iapun menambahkan terkait dengan peran pengawasan di lapangan.

"Peran serta pengawas atau consultan lapangan sangat diperlukan agar pembangunan yang dilakukan secara mandiri tidak keluar dari spesifikasi yang telah ditentukan. Salah satu contoh dengan mencatat setiap progres dari mulai 0% sampai 100%." ujar penggemar kopi hitam tersebut.

Menurut pemantauan dilapangan, proses pembangunan Rumah Tahan Gempa (RTG) di Kabupaten Cianjur masih terus digenjot baik yang dilakukan oleh aflikator ataupun mandiri.*** 

Tags

Terkini