daerah

Rem Overheat Picu Kebakaran Truk Tangki Pertalite Pertamina di Cianjur

Selasa, 7 Juli 2026 | 08:04 WIB
Kebakaran truk tangki Pertalite Pertamina di Warungkondang, Cianjur. (FOTO: Ist)

JOURNALNUSANTARA.COM, CIANJUR - Sebuah truk tangki milik Pertamina yang mengangkut puluhan ribu liter bahan bakar minyak jenis Pertalite dilaporkan mengalami kebakaran hebat di kawasan Cianjur, Jawa Barat.

Insiden tersebut berlangsung di Jalan Raya Sukabumi, tepatnya di Kampung Cijoho, Desa Cikaroya, Kecamatan Warungkondang, pada Senin siang (6/7/2026).

Kobaran api yang melalap armada pengangkut energi ini sempat memicu kepanikan warga di sekitar lokasi kejadian.

Kepala Unit Penegakan Hukum Kepolisian Resor Cianjur, Ipda Ahmad Prio Gunawan, menjelaskan bahwa armada tersebut awalnya tengah meluncur dari arah Padalarang menuju ke Sukabumi.

Ketika melintas di tempat kejadian perkara, sistem pengereman kendaraan diduga mengalami peningkatan suhu secara drastis hingga memicu panas berlebih.

"Kondisi fatal ini memicu letupan keras pada ban yang kemudian menjadi pemantik utama munculnya kobaran api besar," ujarnya.

Prio mengungkapkan bahwa dugaan awal penyebab insiden ini adalah kampas rem yang mengalami panas sehingga mengakibatkan ban meledak dan memicu terjadinya kebakaran pada kendaraan tangki tersebut.

Beruntung, reaksi cepat dari petugas gabungan langsung dikerahkan ke lokasi untuk menjinakkan si jago merah. Tim pemadam kebakaran bersama jajaran kepolisian dan personel keselamatan Pertamina segera bersinergi melokalisasi kobaran api agar tidak meluas.

Otoritas kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa menegangkan ini. Sementara itu, petugas di lapangan masih melakukan pengumpulan data terkait identitas pengemudi truk yang mengoperasikan kendaraan tangki tersebut.

Lalu Prio menambahkan bahwa untuk sopir saat ini masih dalam proses identifikasi oleh petugas di lapangan, dan ia bersyukur karena sama sekali tidak ada korban dalam kejadian ini.

Dampak dari proses pemadaman dan evakuasi bangkai kendaraan membuat arus lalu lintas di jalur penghubung tersebut terganggu.

Polisi memberlakukan pembatasan operasional di mana kendaraan bertonase besar dilarang melintas untuk sementara waktu, sementara mobil kecil dialihkan secara bergantian.

Pengendara diminta tetap tenang serta menjauhi area sterilisasi demi memperlancar proses evakuasi muatan yang tersisa.

Tags

Terkini