JOURNALNUSANTARA.COM, CIANJUR - Menjelang perayaan Idul Adha yang jatuh pada tahun 2026, berbagai persiapan mulai dilakukan oleh lembaga keagamaan untuk memfasilitasi umat Islam dalam menunaikan ibadah qurban.
Momentum hari raya kurban kali ini menjadi ruang bagi masyarakat untuk merefleksikan nilai ketaqwaan melalui penyembelihan hewan ternak yang sesuai dengan syariat agama.
Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al-Muhajirin Pepabri Gunteng Cianjur secara resmi mengumumkan pembukaan layanan penerimaan sekaligus penyaluran hewan qurban untuk tahun 1447 Hijriah.
Langkah ini diambil guna memberikan kemudahan bagi para mudhohi atau pekurban yang ingin menitipkan hewan ternaknya untuk dikelola secara amanah dan tepat sasaran kepada pihak yang berhak menerima.
Panitia penyelenggara menekankan bahwa inti dari pelaksanaan ibadah ini bukan sekadar pada aspek fisik daging atau darah hewan yang disembelih, melainkan pada ketulusan niat dan tingkat ketaqwaan para hamba-Nya.
Prinsip tersebut selaras dengan pesan suci dalam ayat Al-Quran yang menjadi landasan utama bagi masjid untuk menjalankan program kemanusiaan dan keagamaan tahunan ini.
Masyarakat yang berniat berpartisipasi atau membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai prosedur penyerahan hewan dapat segera menghubungi pihak panitia melalui saluran komunikasi resmi.
Terdapat beberapa narahubung yang disiagakan untuk melayani konsultasi, yakni Pak Dedi di nomor 08174944447, Bu Rika melalui nomor 085722307041, serta Bu Yeni di nomor 081903771954.
Melalui koordinasi yang terpusat di Masjid Al-Muhajirin, diharapkan proses distribusi daging qurban pada hari raya nanti dapat berjalan tertib dan merata di wilayah sekitar.
Komitmen panitia dalam mengelola setiap amanah menjadi kunci utama dalam mewujudkan perayaan Idul Adha yang bermakna bagi seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Cianjur.