JOURNALNUSANTARA.COM, CIANJUR - Semangat berbagi di bulan Ramadan ditunjukkan secara nyata oleh komunitas Bagong Mogok melalui kegiatan santunan dan buka puasa bersama di Kampung Cipeujeuh, Kecamatan Mande.
Aksi sosial yang melibatkan pembagian sembako serta santunan bagi anak yatim dan dhuafa ini mendapat apresiasi luas dari berbagai pihak, mulai dari tokoh pengusaha hingga jajaran aparatur kewilayahan.
Ketua Tauco yang juga donatur kegiatan, Rahmat Lemos, mengungkapkan bahwa inisiatif yang dilakukan oleh Bagong Mogok seharusnya menjadi pemantik bagi pengusaha lain di wilayah Mande.
Menurutnya, ketukan hati para pemilik modal sangat diperlukan untuk membantu saudara-saudara yang membutuhkan, mengingat kegiatan sosial semacam ini perlu ditingkatkan dan diperluas skalanya.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Koorwil 4 Bagong Mogok, Aruzi Permana, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin yang lahir dari kepuasan pribadi dalam berbagi. Untuk tahun ini, santunan menyasar sekitar 100 orang, mencakup warga di empat RT.
Selain santunan Ramadan, Aruzi menekankan komitmen organisasi dalam program perbaikan rumah tidak layak huni (rutilahu) yang diwajibkan minimal dua unit per tahun di setiap koorwil sesuai arahan founder.
Camat Mande, H. Epi Rusmana, memberikan penghormatan setinggi-tingginya atas konsistensi Bagong Mogok dalam membantu warga kurang mampu.
Baginya, kolaborasi antara komunitas dan pemerintah sangat membantu menjaga kondusivitas wilayah, terutama dalam memastikan lansia dan yatim piatu mendapatkan perhatian.
"Pemerintah kecamatan berharap aksi nyata ini terus berjalan rutin sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat," ujarnya.
Dukungan serupa datang dari Kapolsek Mande, AKP Yudi Heryanadi, yang menilai kegiatan ini sebagai bentuk eksistensi positif organisasi di mata publik.
Selain mengapresiasi kedermawanan para pengusaha, Kapolsek juga memanfaatkan momentum tersebut untuk memberikan edukasi keamanan terkait larangan petasan dan takbir keliling yang melanggar aturan lalu lintas.
"Tentunya kami berharap sinergi antara ormas, media, dan aparat keamanan terus terjaga demi kondusivitas keamanan dan ketertiban masyarakat," tandasnya.