daerah

Jadwal Praktik Dokter Gigi Pringgondani Cianjur Terbaru dan Tips Perawatan Mulut

Sabtu, 14 Februari 2026 | 10:10 WIB
Praktik Dokter Gigi Pringgondani Cianjur. (FOTO: Ist)

JOURNALNUSANTARA.COM, CIANJUR - Klinik Praktek Dokter Mandiri Pringgondani di Jalan Halteu Maleber, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur merilis jadwal pelayanan terbaru untuk memudahkan masyarakat dalam mengatur janji temu dengan tenaga medis profesional.

Pelayanan kesehatan ini mencakup dokter gigi umum dan spesialis yang tersedia hampir setiap hari dengan pembagian waktu yang fleksibel.

Bagi pasien yang ingin melakukan konsultasi pagi, drg Yolanda Putri tersedia pada Senin pukul 11.00 sampai 15.00, serta Selasa hingga Jumat mulai pukul 10.00 pagi.

Sementara itu, untuk masyarakat yang hanya memiliki waktu di sore atau malam hari, drg Vianira Devi dan drg Salma Kamila siap melayani mulai pukul 16.00 hingga 20.00 pada hari-hari tertentu termasuk hari Sabtu.

Selain layanan umum, klinik ini juga menyediakan dokter spesialis kedokteran gigi anak melalui praktik drg Bhintari Ayu. Ia melayani pasien pada hari Senin pagi serta jadwal sore di hari Selasa dan Sabtu untuk memastikan pertumbuhan gigi buah hati terpantau dengan optimal.

Penanganan dini pada anak sangat krusial, terutama jika gigi dewasa sudah mulai tampak sementara gigi susu belum kunjung tanggal. Tindakan pencabutan segera sangat disarankan agar tidak mengganggu posisi tumbuhnya gigi baru sehingga susunan gigi anak tetap rapi di masa depan.

Journal Nusantara melansir informasi tersebut dari Instagram @praktekdoktermandiri_id yang mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya prosedur scaling atau pembersihan karang gigi.

Melakukan scaling secara rutin tidak hanya efektif untuk menghilangkan noda membandel pada gigi, tetapi juga menjadi solusi utama untuk mengatasi bau mulut dan mencegah gigi goyang akibat tumpukan karang yang merusak jaringan penyangga.

Selain itu, menjaga kesehatan mulut secara mandiri dapat dilakukan dengan langkah sederhana seperti banyak minum air putih, mengonsumsi buah dan sayur, serta rutin menyikat gigi dua kali sehari menggunakan pasta gigi berfluorida.

Masyarakat juga diingatkan untuk lebih berhati-hati dalam menggunakan alat bantu pembersih seperti tusuk gigi karena penggunaan yang tidak tepat dapat menyebabkan gusi berdarah hingga infeksi jaringan.

Sebagai gantinya, penggunaan benang gigi atau dental floss sangat direkomendasikan untuk menjangkau sisa makanan di sela-sela gigi yang sulit dibersihkan hanya dengan sikat gigi biasa.

Dengan kombinasi perawatan mandiri di rumah dan pemeriksaan rutin ke dokter minimal enam bulan sekali, kesehatan gigi dan mulut akan tetap terjaga sehingga meningkatkan kepercayaan diri dalam beraktivitas.

Tags

Terkini