Audit data dan verifikasi faktual di lapangan menjadi kebutuhan yang mendesak agar anggaran yang mengalir setiap tahunnya tidak terbuang sia-sia hanya untuk membiayai data fiktif.
Persoalan ini merupakan alarm sistemik yang harus segera direspons oleh seluruh pemangku kepentingan melalui dialog terbuka.
Selama perbaikan pendidikan hanya berhenti pada validasi laporan administratif tanpa adanya kejujuran, maka pembangunan manusia di Cianjur akan terus berjalan di tempat.
Membiarkan ketidakjujuran dalam sektor pendidikan sama saja dengan mempertaruhkan masa depan generasi muda dan membiarkan fondasi pembangunan daerah tetap rapuh.