Journalnusantara.com, Cianjur – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) STAI Al-Azhary Cianjur menunjukkan kiprah nyatanya dalam mendukung pembangunan desa melalui partisipasi aktif dalam Musyawarah Desa (Musdes) yang diselenggarakan di Aula Desa Sukajadi pada Kamis (17/7/2025).
Kegiatan ini menjadi momentum penting kolaborasi antara pemerintah desa, masyarakat, dan mahasiswa dalam membangun Sukajadi yang lebih baik.
Peran mahasiswa KKN tidak hanya sebatas kehadiran simbolik, melainkan turut berkontribusi dalam berbagai aspek teknis kegiatan seperti pendokumentasian, pengelolaan data, kepanitiaan dan lainya.
Kehadiran mereka pun diapresiasi langsung oleh pihak desa dan masyarakat setempat sebagai bentuk nyata pengabdian dan sinergi kampus dengan desa.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Sukajadi, Iqbal Eka Dirmansyah, melaporkan bahwa anggaran desa tahun ini sebesar Rp. 1.460.464.000 telah terealisasi sekitar 60%, dan sisanya akan digunakan pada tahap kedua.
Ia juga mengungkapkan rencana kegiatan Peringatan Hari Besar Nasional (PHBN) yang akan digelar dalam waktu dekat, dengan beragam lomba Islami dan olahraga untuk seluruh warga.
"Kami berharap seluruh elemen masyarakat, termasuk mahasiswa KKN, dapat terus bersinergi dalam menyukseskan agenda rutinan desa ini,” ujar Ikbal.
Sementara itu, perwakilan BPD Desa Sukajadi, Cecep Jaelani, menyampaikan bahwa Musdes bukan sekadar kewajiban formal, tetapi sebagai bentuk konsolidasi untuk mewujudkan desa yang partisipatif.
"Sinergi antara pemerintah desa, BPD, masyarakat, dan juga mahasiswa KKN adalah kunci menuju keberhasilan program-program desa,” ucapnya.
Camat Kecamatan Campaka yang diwakili oleh Yudi Supriadi turut memberikan apresiasi atas kemajuan kinerja Desa Sukajadi yang kini termasuk dalam kategori desa mandiri.
“Desa Sukajadi termasuk sebagai desa mandiri dari 11 desa aktif yang ada di Kecamatan Campaka,” ujarnya
Dengan semangat pengabdian dan kolaborasi, mahasiswa KKN STAI Al-Azhary membuktikan perannya sebagai mitra strategis dalam pembangunan desa, menjadikan Musdes kali ini bukan hanya forum musyawarah, tetapi juga ruang pembelajaran dan pemberdayaan bersama.