Journalnusantara.com, Cianjur - Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Cianjur mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur untuk lebih serius dan fokus dalam menangani empat masalah pokok yang dinilai sangat krusial bagi kemajuan daerah.
Hal ini disampaikan oleh Ketua DPC PKB Cianjur, Lepi Ali Firmansyah, dalam acara silaturahmi Ramadhan di Pondok Pesantren Nurul Hidayah Al-Khodijiyyah, Kampung Kadudampit, Kecamatan Cilaku, Cianjur, pada Minggu (25/03/2025).
Menurut Kang Lepi, julukan akrab Lepi Ali Firmansyah, ada empat isu utama yang perlu mendapat perhatian lebih. Pertama, Pemkab diminta untuk serius merumuskan kebijakan yang dapat mempercepat peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di bidang pendidikan dan kesehatan.
Menurutnya, sektor pendidikan di Cianjur masih memiliki PR besar, terlihat dari rata-rata lama sekolah yang hanya 7,2 tahun dan Harapan Lama Sekolah (HLS) yang hanya 12,3 tahun. Selain itu, masalah kesehatan juga perlu diselesaikan, terutama terkait tingginya angka kematian ibu dan bayi serta kurangnya fasilitas dan pemerataan tenaga medis.
"Masih banyak pekerjaan rumah yang harus segera dituntaskan, terutama dalam sektor pendidikan dan kesehatan, agar kualitas hidup masyarakat Cianjur semakin baik," jelasnya.
Isu kedua yang disorot adalah ekonomi masyarakat. Kang Lepi mendesak Pemkab untuk mengambil langkah-langkah konkret dalam meningkatkan pendapatan per kapita warga Cianjur yang saat ini hanya sebesar Rp 22,5 juta, jauh di bawah rata-rata pendapatan per kapita Jawa Barat dan nasional.
"Pendapatan per kapita yang rendah ini mempengaruhi daya beli masyarakat, sehingga Pemkab harus segera mengambil kebijakan yang dapat meningkatkan kesejahteraan rakyat," tegasnya.
Selain itu, Kang Lepi juga menyoroti angka kemiskinan dan pengangguran yang masih tinggi. Saat ini, angka kemiskinan di Cianjur tercatat mencapai 10,2 persen, sementara pengangguran terbuka berada di angka 7,7 persen.
"Pemkab harus lebih efektif dalam menurunkan angka kemiskinan dan pengangguran. Ini menjadi tantangan besar yang harus segera diatasi," tambahnya.
Terakhir, PKB juga menekankan pentingnya Pemkab mengalokasikan anggaran yang cukup untuk memperbaiki infrastruktur dasar, seperti jalan, irigasi, jembatan, dan penyediaan air bersih. Infrastruktur yang baik akan menjadi kunci untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah.
"Tanpa infrastruktur yang memadai, sulit bagi Cianjur untuk berkembang. Infrastruktur yang baik akan membawa dampak positif pada banyak sektor kehidupan," pungkasnya.
Dengan langkah-langkah terukur dan kebijakan yang tepat, PKB berharap Pemkab Cianjur bisa segera menyelesaikan masalah-masalah mendesak ini demi terciptanya Cianjur yang lebih sejahtera dan berkembang.