Journalnusantara.com, Cianjur - Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Pimpinan Anak Cabang (PAC) Kecamatan Cikalongkulon baru saja sukses menyelenggarakan konferensi anak cabang sebagai bagian dari upaya memperkuat organisasi di tingkat kecamatan.
Acara ini dihadiri oleh puluhan anggota Ansor dari berbagai desa yang ada di Cikalongkulon, serta sejumlah tokoh yang mendukung pengembangan gerakan pemuda ini, Pada hari Minggu (09/2/2025).
Konferensi yang berlangsung di MA Nulur Bayan Kecamatan Cikalongkulon ini dihadiri juga oleh pengurus GP Ansor Kabupaten Cianjur dan sejumlah perwakilan dari organisasi kepemudaan Kecamatan Cikalongkulon dan forkompincam Kecamatan Cikalongkulon.
Dalam sambutannya Rais syuriah MWC NU Kecamatan Cikalongkulon KH Abas mengatakan bahwa GP Ansor harus jadi garda terdepan dalam menjaga kiai dan ulama serta hadir di tengah masyarakat dengan memberi manfaat yang nyata "
Dalam sambutannya, sekretaris MWC NU Kecamatan Cikalongkulon pun selaras menitipkan pesan bahwasanya pemuda hari ini adalah pemimpin di masa depan.
Dengan koferancab ini terpilih Dede Abdul Rahman Fajri, S.H., sebagai Ketua PAC GP Ansor Cikalongkulon, masa khidmah 2025-2028 secara aklamasi dan menyampaikan pentingnya mempererat silaturahmi antar pemuda serta memperkuat kaderisasi untuk menghadapi tantangan masa depan.
Selain itu, acara ini juga menjadi ajang diskusi dan penguatan program kerja untuk kedepannya, dengan fokus pada pengembangan potensi pemuda di bidang sosial, ekonomi, budaya, dan agama.
Para peserta konferensi juga berkesempatan menyampaikan aspirasi dan masukan terkait bagaimana GP Ansor di tingkat kecamatan dapat lebih berperan aktif dalam membangun masyarakat yang lebih baik.
“Gerakan Pemuda Ansor harus mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga keberagaman dan memperkokoh ukhuwah Islamiyah, serta menjadi pelopor dalam kegiatan-kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Ketua GP Ansor PAC Cikalongkulon yang baru terpilih.
Dengan terlaksananya konferensi ini, GP Ansor PAC Kecamatan Cikalongkulon diharapkan dapat semakin memperkuat peranannya dalam menggerakkan pemuda dan terus berkontribusi dalam pembangunan daerah serta menjaga stabilitas sosial, ekonomi, budaya dan agama di tingkat lokal.
Kontributor : Riki Aliyandi