Journalnusantara.com, Cianjur - Pelaksanaan pemilihan Ketua Rukun Tetangga (RT) tiap 1 lustrum sekali adalah momen bagi keterbukaan berdemokrasi masyarakat untuk menentukan arah juang demi mengayomi berbagai elmen masyarakat secara terbuka.
Tepatnya di Kampung Ancol, Desa Maleber, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur sukses menjalankan pemilihan Ketua Rukun Tetangga dan lahirkan Pemimpin baru dalam Masa Bakti 2025-2030, Rabu (29/1/2025).
Dalam pelaksanaan pemilihan tersebht, dua orang calon yang menentukan perubahan ke depan tentu memiliki visi misi yang berbeda.
Pelaksanaan pemilihan secara demokratis ini memiliki arti penting untuk memperkuat rasa keadilan dan kebersamaan di masyarakat. Pemilihan secara langsung memberikan ruang bagi warga untuk mengekspresikan aspirasi mereka dan memilih pemimpin yang benar-benar mereka percaya.
Pemilihan yang berlangsung sukses sampai selesai tentu ada keterlibatan dari panitia yang mengontrol dalam keberlangsungan acara tersebut.
Ketua Pelaksana, Hilmi Mohammad Ramadhan, menjelaskan terkait suksesnya pelaksanaan tersebut "Dalam setiap tahapan, panita selalu menjalankannya dengan penuh komitmen, dengan totalitas menjadi totalikhlas dari loyalitas menjadi loyalikhlas dan menjaga integritas," terangnya.
"Kegiatan ini tetap berjalan berkat antusiasme panitia yang luar biasa, semuanya dilakukan dengan semangat gotong-royong," ujarnya.
"Pasti ada dinamika dari berbagai tahapan dalam pelaksanaannya, tapi saya berharap dari dinamika tersebut dapat dijadikan hikmah guna pendewasan masyarakat dalam berpolitik dan berdemokrasi, baik secara individu ataupun sebagai kapasitas bangsa yang besar," tuturnya.
Pelaksaan pencoblosan untuk menentukan pemimpin dalam rentan waktu 5 tahun, Mahpudin salah satu calon yang berhasil menang dengan memiliki suara lebih unggul dari calon-calon yang ada.
"Iya betul, sebanyak 95 suara dari hasil perhitungan," imbuhnya.
"Ke depan, dengan menggunakan perangkat pemuda atau berkolaborasi untuk menentukan kemajuan warga Ancol tentu seyogyanya pasti akan lebih mudah untuk membawa perubahan yang lebih progres," tandasnya.
Penulis: M Iya Suryadi