Journalnusantara.com, Cianjur - Dalam silaturahmi antara Gerakan Pemuda Ansor dan Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Kecamatan Karangtengah tentu ada nilai tambah untuk membawa organisasi ke masa depan yang gemilang, yaitu studi kolaborasi untuk menata kembali peradaban yang konkret untuk bergerak dalam beberapa pandangan yang tembus ke berbagai elmen masyarakat, Cianjur, Rabu 22 Januari 2025
Hubungan antara Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor dan Majelis Wakil Cabang Kecamatan Karangtengah Kabupaten Cianjur ini tampak harmonis seiring perjalanan estapet kepemimpinannya, meski terbilang masih muda untuk kehadiran Gerakan Pemuda Ansor di wilayah Kecamatan Karangtengah tentu akan membantu dari berbagai tujuan yang di harapkan dari Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama untuk mengimplementasikan visi misinya secara universal.
Khatibul Umam (Ketua Ansor Karangtengah) dalam pertemuannya ia memperkenalkan tentang keberadaan kadernya yang beragam potensi dan keahlian diberbagai bidang.
"Tentunya pasti sejalaras dengan apa yang akan dibangun dalam harapan ini, semua kader yang berada di Karangtengah mempunyai keahlian profesi dibidangnya masing-masing" paparnya
Dari paparan diatas, ia pun menyimpulkan secara ringkas dan jelas "kenyataan tidak akan muncul dengan sendirinya, namun perlu hubungan historis dengan kolaborasi untuk menentukannya, tegasnya
Di sambung oleh KH. Endin Muhyidin (Ketua MWCNU Karangtengah) berpendapat perihal beberapa masalah yang bergejolak di kalangan masyarakat, salah satunya terkait ketertinggalan "dibutuhkan suatu pergerakan tertentu mengenai sifat obyektif dari pertanyaan-pertanyaan tentang realitas" paparnya
Ini bukan hipotesa empirik yang berdasarkan fakta, dibutuhkan kriteria tertentu untuk memecahkannya, sambungnya
Dasar strategi yang beliau paparkan adalah terkait pemahaman kalau perubahan harus menempuh proses gradual, maka semua elmen mulai merintis secara simpatik untuk membantu membangunnya, tandasnya
"Karenanya perlu untuk mengkonseptualisasi langkah-langkah perubahan agar kekuasaan tidak jatuh pada penguasa konservatif atau membuat perubahan menjadi berjalan lamban, tegasnya