Alumni Universitas Suryakancana (Unsur) Cianjur Tolak Politisasi Kampus

photo author
Abdul Qodir Majid, Journal Nusantara
- Sabtu, 1 Juli 2023 | 19:01 WIB
Kampus Universitas Suryakancana (Unsur) Cianjur (Istimewa)
Kampus Universitas Suryakancana (Unsur) Cianjur (Istimewa)

JournalNusantara,com - Beberapa alumni Universitas Suryakancana (Unsur) Cianjur Sugiyanto, SH (Advokat, mantan Ketua Komisi 2 DPRD Cianjur 2004-2009), Unang Margana, SH., MH (Advokat, mantan Ketua KPU Cianjur 2008-2013), Karnaen, SH,. MH. (Dosen, Advokat), H. Warsito, SH., MH. (Advokat, Purnawirawan Polri) menilai rencana pergantian pengurus yayasan Suryakancana periode sekarang kental nuansa kepentingan politik mengingat calon pengurus dan ketua yayasan adalah ketua partai politik berikut jajaran fungsionaris partai tersebut.

Baca Juga: Kampus UNSUR Bercitarasa Parpol, Demi Hegemoni Bupati Bertaruh Harga Diri

Lembaga pendidikan harus bebas dari kepentingan dan nuansa untuk menghindari kepentingan sepihak yang bisa menganggu konduisifitas belajar mengajar.

Menurut perwakilan alumni Universitas Suryakancana Sugiyanto SH menuturkan bahwa kami menolak rencana pergantian pengurus dan ketua yayasan oleh Ketua Parpol berikut fungsionarisnya.

Baca Juga: Harta Kekayaan Anggota DPRD Harus Dipantau Bersama dan Diketahui Masyarakat

"Hal ini dikhawatirkan akan terjadi kepentingan politik pengurus yayasan dikemudian hari dan menghindari perspektif masyarakat baik orangtua mahasiswa, mahasiswa, tokoh pendidikan bahwa kampus Universitas Suryakancana sekarang dipimpin oleh ketua parpol, apakah tidak ada lagi akademisi dari dalam yayasan yang bisa menjadi ketua yayasan". Ujar Sugiyanto.

Baca Juga: Stop Politisasi Kampus UNSUR Cianjur, Lawan Hegemoni Penguasa Tak Bermuka !

"Sebelum terlambat, sebaiknya Bupati Cianjur turun tangan untuk mempertimbangkan kembali pergantian calon pengurus yayasan. Jangan Ketua Parpol karena akan menimbulkan gejolak dikemudian hari, apalagi parpol ini yang mengusung kepala Daerah saat Pilkada kemarin. Bahkan ketua parpol tersebut menjadi ketua tim sukses Bupati". Tambah Sugiyanto.

"Kampus harus steril dari nuansa dan kepentingan politik, kita harus menjaga pandangan dari kampus lain, lembaga kementrian, dewan senat, psikologis mahasiswa. Jangan sampai kampus Unsur nanti identik dengan partai politik". Pungkas nya.*** 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abdul Qodir Majid

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X