Journalnusantara.com, Kota Bogor - Voice of Cita Menggelar Student Conference Generasi Ramah Gender untuk melawan kekerasan seksual di lingkungan sekolah, dengan tema "Generasi Ramah Gender" di Coffeeshop Coger, Jalan Bincarung, Nomor 17, Tanah Sareal, Kota Bogor, Jawa Barat, Sabtu (18/03/2023).
Acara ini dihadiri oleh siswa-siswi Sekolah Menengah Atas (SMA) dan sederajat se-Kota Bogor serta beberapa perwakilan dari perguruan tinggi di Kota Bogor.
Selain itu, beberapa komunitas dan instansi turut mendukung acara ini, antara lain Forum Komunikasi OSIS Bogor, Satgas PPKS Universitas Indonesia, Pusat penguatan karakter Kemendikbudristek dan DedikasiKita.
Baca Juga: Wakil Wali Kota Bogor dan Menteri Perhubungan Cek Perbaikan Rel dan Posko Pengungsian
Founder Voice Of Cita, Yoga Prasetia menyampaikan, beberapa hal dalam sambutannya bahwa acara ini sebagai bentuk campaign kekerasan seksual di lingkungan sekolah.
"Generasi ramah gender merupakan suatu generasi yang memiliki pengetahuan tentang kekerasan seksual, memiliki keberanian untuk bicara terhadap tindak kejahatan kekerasan seksual dan punya kepedulian terhadap sesamanya yang menjadi korban kekerasan seksual," kata Yoga kepada wartawan.
Masih menurut Yoga, alasan kenapa sasarannya sekolah, karena demi terciptanya kenyamanan dan keamanan dalam proses belajar mengajar.
"Forum ini sangat interaktif dikarenakan adanya komunikasi dua arah antara pemateri dan juga peserta student conference," imbuhnya.
Pemerintah Kota Bogor yang diwakili oleh Dinas Pendidikan, Yosef menuturkan bahwa acara student conference ini sangat edukatif dan penting.
"Acara ini sejalan dengan visi misi Kota Bogor yakni, mewujudkan kota Bogor sebagai kota ramah keluarga dengan misi mewujudkan kota yang sehat, cerdas dan sejahtera," katanya.
Sebagai informasi, acara dilanjutkan dengan pemaparan materi dari beberapa perwakilan diantara lain Saffira Nurul Izza perwakilan Satgas PPKS UI, Pebi Sukamdan perwakilan puspuka Kemendikbudristek dan Siti Zaenab perwakilan aktivis perempuan yang di moderatori oleh Amalia Dian Puspitasari.
Dalam pemaparanya, pemateri menekankan pentingnya edukasi dan pemahaman para siswa terkait seksualitas khususnya kekerasan seksual serta cara mengadvokasikannya.
Acara ini berlangsung kurang lebih 3 jam dan ditutup dengan pemberian cinderamata oleh Founder Voice of Cita.
Artikel Terkait
Terjadi Perampokan di BPR Arta Kedaton Makmur, Begini Kesaksian Petugas Parkir
Wakil Wali Kota Bogor dan Menteri Perhubungan Cek Perbaikan Rel dan Posko Pengungsian
Humor Gusdur: NU dan Muhammadiyah
Bang Tyo Apresiasi Capaian PT Waskita Toll Road
Tingkatkan Kepedulian, Alumni AKABRI 1989 Gelar Bakti Sosial
Tingkatkan Produksi, SKK Migas Buka Lowongan Kerja
Resmikan Jembatan Usaha Tani Tarum Timur, Kang Jimat: Semoga Banyak Memberi Manfaat
Sambut Ramadhan, Gelaran Ansor Bersholawat Menggema di Alun-Alun Cibeber Cianjur
Puteri Indonesia Kalimantan Utara 2023 Gaungkan Advokasi Bersama 'Bara Foundation'
Kemenag Cianjur Kampanyekan Pentingnya Sertifikasi Halal