Oleh: Rudi Ahmad Suryadi
Pada hari Selasa, 8 Maret 2023, bertempat di Bale Pancaniti komplek Pemda Kabupaten Cianjur diselenggarakan wisuda PKU MUI. Angkatan pertama pada program ini sejumlah 36 orang.
Prosesi wisuda dihadiri oleh Bupati, Ketua Umum MUI, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Cianjur, Direktur PKU MUI dan beberapa pihak terkait.
PKU MUI ini adalah salah satu program strategis MUI Kabupaten Cianjur.
Dengan program ini, lahir para calon ulama yang kompeten dalam mengembangkan keilmuan dan keislaman, serta memberikan solusi atas permasalahan keumatan.
Baca Juga: MUI Resmi Terbitkan Ketetapan Halal Mixue Ice Cream dan Tea
Ragam ilmu keislaman dikaji dalam program ini. Dalam desainnya, terlintas ada beberapa strategi yang dikembangkan dalam pembelajarannya.
Pertama, penguatan literasi teks keagamaan Islam. Kita mafhumi banyak ragam kajian dalam ilmu keislaman. Di dalamnya dikenal ilmu tauhid, tafsir, hadis, fikih, usul fikih, dan tasawuf. Untuk penguatan pola pikir dan pendalaman metodologis, dibahas pula mantik, munazarah dan penulisan karya ilmiah.
Teks dan kitab terkait kajian ini dibahas dan didiskusikan khususnya dikaitkan dengan narasi kitab dan kontekstualisasi teks pada realitas (min al-nash ila al-waqi'), juga konfirmasi realitas pada teks.
Pada poin pertama ini, dikaji pula ekonomi syariah. Kajian ini sedang trend dalam kajian nasional maupun internasional.
Kedua, studi kasus. Kajian ini diawali dengan pernyataan kasus atau problem tertentu. Kasus dibedah, dicari latarbelakang, sebab muncul kasus, konfirmasi teks, penyesuaian teks dengan realitas, juga memetakan jalan penyelesaian masalah.
Pola pembelajaran studi kasus berimplikasi positif untuk pengembangan keilmuan secara kritis dan kreatif. Dua kompetensi ini sangat dibutuhkan untuk mengkaji keislaman dan realitas di masyarakat.
Baca Juga: MUI Gelar Istighosah Kubro dan Do'a untuk Keselamatan Bangsa di Masjid Agung Cianjur
Ketiga, penguatan sikap yang moderat dan sinergi ulama dan pemerintah. Proses pembangunan keagamaan perlu sikap moderat dan sinergi antar ulama dan pemerintah.
Materi ini disampaikan oleh Kepala Kementerian Agama Kabupaten Cianjur, Kapolres, Dandim, Pengadilan Agama, juga unsur pemerintahan lainnya yang relevan dengan pembangunan bidang agama.
Artikel Terkait
Kirab Pemilu 2024 Dimulai dari Aceh
Turnamen Bang Taufik Cup Perdana Digelar, Gacoan Kapuk Muara Sapu Bersih Piala
Komisi XI DPR RI Minta Pemda Awasi Pembiayaan UMKM
Indonesia Siap Sambut Gelaran Piala Dunia U-20 2023
Mengenal Ritassya Wellgreat Waynands, Finalis Miss Mega Bintang Indonesia 2023
Indahnya Pasar Terapung Lok Baintan Banjarmasin Kalimantan Selatan
Kemensos RI Gelar Doa Bersama Sikapi Musibah Bencana di Indonesia
Salah Satu Wasiat Apa Lili, Ulama Kharismatik Asal Sukabumi
Seminar Kulit Cantik dan Sehat Menyambut Bulan Suci Ramadhan & Beauty Class Flawless Make Up Look for Ramadhan
Panara Course; Bimbingan Belajar TNI/ Polri Sukses Mewujudkan Calon Aparatur Negara Berkualitas