Journalnusantara.com, Cianjur - Aliansi Masyarakat Cianjur Menggugat (AMCM) merasa geram dan melaporkan Bupati Kabupaten Cianjur ke Mabes Polri.
Pasalnya, AMCM merasa kecewa dengan adanya statemen dari Bupati Cianjur, H. Herman Suherman yang tidak berkenan dan kurang mengenakan di kalangan para pendemo, yaitu bahwa terhambatnya bantuan pencairan bagi korban gempa menjadi tidak kondusif disebabkan karena adanya demo yang terjadi di Kabupaten Cianjur.
Baca Juga: Tok! Widya Saraswati Resmi Jadi Puteri Indonesia Bali 2023
"Ini kan jelas menurut kami sebagai tim advokasi, statemen Bupati Cianjur tersebut adalah hoaks dan itu bisa mengarah ke adu domba antara aksi masa dengan masyarakat secara umum," ujar Aa Jaelani, SH, selaku Ketua Advokasi AMCM.
Padahal kata Aa, secara logika serta kejadian yang sebenarnya di lapangan, lambatnya pencairan bantuan bagi korban gempa justru karena adanya mekanisme data yang sangat semrawut. Akibatnya sampai saat inipun data penerima dana bantuan penggantian perumahan warga korban gempa masih belum selesai.
"Jadi tolong jangan sampai adannya pembicaraan, seolah semuanya karena ada demonstrasi atau aksi jadi penghambat terhadap pencairan bantuan tersebut. Apalagi mengeluarkan statemen bahwa aksi adalah hoaks," tutur Aa Jaelani saat di konfirmasi media lewat telepon pada Sabtu (24/02/2023).
Menurutnya, justru adalah hak dengan adanya aksi atau demo yang sifatnya memperjuangkan serta menyampaikan aspirasi dan hak-hak masyarakat. "Kita menilai Pemkab Cianjur sangat lamban dalam menangani musibah gempa," tutupnya dengan penuh kegeraman.
Baca Juga: KPK Terima Audiensi Mahasiswa IPDN
Artikel Terkait
Lagi, NU Peduli Kemanusiaan Cianjur Salurkan Gerobak bagi Korban Gempa
Datangi IKN, Presiden Jokowi Pastikan Bakal Bangun Training Center Sepakbola
Aliansi Mahasiswa Cianjur dan JIM Menduga Pemda Lebih Pro Pengusaha Naikkan Harga Elpiji
Meldi Meldyana Putri, Ajudan Millenial Bupati dan Wakil Bupati Garut Ikut Kepanitiaan Musrenbang Pemuda ke-2
Pakar ITB Sebut Masyarakat Mesti Banyak Belajar dari Gempa Cianjur
PPATK Endus Transaksi Mencurigakan Rafael ke KPK
Pencegahan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dan Pernikahan Dini
Tok! Widya Saraswati Resmi Jadi Puteri Indonesia Bali 2023
Marak Kabar Penculikan Anak, PC IPNU Cianjur Ajak Masyarakat Lebih Berhati-hati
Road Show Ketua Umum PP ISNU di Pondok Pesantren Al-Riyadl Cipanas Cianjur