JOURNALNUSANTARA.COM - Kesan matematika sebagai mata pelajaran yang menakutkan dan membosankan bagi siswa Sekolah Dasar (SD) kini mulai terkikis di Desa Sukamurni.
Melalui program kerja inovatif bertajuk "Rumah Matematika Desa", Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) GRADASI sukses memperkenalkan metode belajar berbasis alat peraga interaktif yang konkret dan menyenangkan.
Program ini bukan sekadar tugas kuliah, melainkan solusi nyata atas hambatan belajar yang dialami siswa di lapangan.
Baca Juga: 5 Tempat Wisata Populer di Cianjur Bikin Susah Move On, Recommended Banget!
Ketua Pelaksana Program Rumah Matematika Desa, Arif Nurjaman mengatakan, ide ini lahir setelah melihat adanya kesulitan siswa dalam memahami konsep pembelajaran matematika.
“Ide program ini terlahir dari analisis lapangan dan disetujui secara akademik oleh Ketua Program Studi Pendidikan Matematika IPI Garut, hadir untuk menyelesaikan masalah tersebut dengan menyediakan media visual konkret sehingga menumbuhkan motivasi dan menciptakan pembelajaran yang menyenangkan,” ungkap Arif.
Mengubah Bahan Sederhana Menjadi Media Belajar
Puncak dari inisiatif ini ditandai dengan digelarnya Workshop Media dan Alat Peraga Matematika Interaktif pada Rabu, 10 Desember 2025, bertempat di Gedung Serba Guna (GSG) Desa Sukamurni.
Workshop ini ditujukan bagi tenaga pendidik SD agar memiliki keterampilan dalam menciptakan suasana kelas yang berpusat pada siswa.
Dalam kegiatan ini, Dr. Rostina Sundaya, M.Pd., dosen dari Institut Pendidikan Indonesia (IPI) Garut, hadir sebagai narasumber utama.
Hasilnya sangat memuaskan; para peserta berhasil menciptakan enam set alat peraga inovatif.
Baca Juga: CAIR! Ini Cara Cek Bansos PKH Desember 2025, Ketahui Rincian Nominal Bantuan Periode Terakhir
Alat-alat tersebut mencakup materi krusial seperti operasi bilangan, bangun datar, hingga konsep FPB & KPK, yang semuanya dirancang menggunakan bahan sederhana namun tetap menarik perhatian siswa.
Implementasi Langsung ke Sekolah dan Komitmen Keberlanjutan
Artikel Terkait
Kembali ke Karawang, Senator Jihan Fahira Ajak Warga Cinta Asih Kuatkan Gotong Royong sebagai Pilar Bangsa
Kebakaran Kios di Bojongmeron, Akses Masuk Bomero Citywalk Dikeluhkan Warga