Terkait Dugaan Pemotongan BLTS di Cianjur, Anggota DPRD Lakukan Investigasi di Lapangan

photo author
Deni Wijaya, Journal Nusantara
- Selasa, 9 Desember 2025 | 17:07 WIB
Kantor DPRD Cianjur (Afsal Muhammad/cianjurtoday.com)
Kantor DPRD Cianjur (Afsal Muhammad/cianjurtoday.com)

JournalNusantara.com - Warga masyarakat Kabupaten Cianjur yang notabane nya sebagai penerima manfaat dana Bantuan Langsung Tunai Subsidi (BLTS) mengeluh dengan adanya dugaan pemotongan.

Hal tersebut mendapat perhatian serius dari Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Cianjur dan akan segera melakukan pengecekan dan investigasi mendalam.

Berdasarkan keterangan Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Cianjur, Rian Rido, mengungkap bahwa pihaknya telah menerima sejumlah laporan informal dari warga terkait praktik pemotongan dana bantuan.

Baca Juga: Adab Hubungan Seksual Suami Istri Menurut Hujjatul Islam Imam Al-Ghazali

Meski program BLTS masih berjalan, dugaan penyelewengan ini dinilai sangat mengkhawatirkan.

“Kami kemarin sempat mendengar tentang informasi itu dari warga masyarakat. Kami akan melakukan pengecekan dan investigasi bagaimana yang terjadi di lapangan, karena sampai hari ini kami belum menerima laporan spesifik dari Dinas Sosial (Dinsos),” ujar Rian Rido, Senin (8 Desember 2025).

Ia menegaskan bahwa Komisi IV sejak awal telah memberi peringatan kepada Dinas Sosial agar tidak melakukan pemotongan dana bantuan dengan alasan apa pun. Menurutnya, data penerima BLTS telah diverifikasi dan ditetapkan langsung oleh Kementerian Sosial (Kemensos), sehingga bersifat final dan tidak boleh diubah.

Baca Juga: Dana Darurat Cianjur Dipangkas 58 Persen, Poslogis: Salah Hitung atau Salah Hati?

“Kami sudah mewanti-wanti kepada Dinas Sosial bahwa jangan sampai ada potongan dengan alasan apapun. Data ini sudah diverifikasi oleh Kemensos. Kami juga sudah berkoordinasi dengan Kemensos bahwa penerima bantuan ini adalah berdasarkan desil satu sampai lima dan data itu sangat valid. Jadi ketika ada potongan, tidak boleh dan tidak bisa,” tegas Rido.

Sebagai tindak lanjut, Komisi IV akan menggelar Rapat Kerja (Raker) dengan Dinas Sosial Kabupaten Cianjur pada Selasa (9/12/ 2025). Rapat tersebut akan membahas dugaan pemotongan BLTS sekaligus mengevaluasi kinerja Dinsos sepanjang tahun 2025, serta memastikan keselarasan data dengan Kemensos.

Rido menambahkan, jika dugaan pemotongan terbukti, pihaknya akan mendorong Inspektorat Daerah untuk turun tangan melakukan pemeriksaan dan memberikan tindakan tegas.

Baca Juga: Ustaz Hilmi Firdausi Sindir Para Pejabat yang Datang ke Lokasi Bencana Aceh, Begini Tanggapan nya

“Tindakan kami akan cek apa betul atau tidak. Kalaupun memang ini betul ada hal seperti itu, kami akan mendorong Inspektorat Daerah untuk memeriksa dan menindaklanjuti semua,” pungkasnya.

Hingga berita ini tayangkan, Dinas Sosial Kabupaten Cianjur belum memberikan pernyataan resmi terkait isu tersebut.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Deni Wijaya

Tags

Rekomendasi

Terkini

X