Lepi juga mengapresiasi keterlibatan IKA PMII dalam mengawal kebijakan publik. Menurutnya, Peran PMII ini dapat menjadi mitra kritis sekaligus konstruktif bagi pemerintah daerah dalam memastikan APBD benar-benar digunakan untuk kepentingan masyarakat.
Acara berlangsung interaktif, dengan berbagai pertanyaan dan masukan dari para peserta yang terdiri dari alumni PMII, tokoh masyarakat, serta kader muda.
Silaturahim ini ditutup dengan kesepakatan bersama untuk terus memperkuat sinergi antara IKA PMII dan pemangku kebijakan di Cianjur.
PC IKA PMII Cianjur menegaskan komitmennya untuk terus mengawal dan mendorong kebijakan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat, dengan harapan Cianjur dapat menjadi daerah yang lebih maju dan inklusif.
Artikel Terkait
Mutiara Pagi: Lagu Cinta (Bagian 1714)
Hawa Nafsu
Jangan Menjadi Penolong Syetan
Ole Romeny, Diaspora yang Selangkah Lagi Jadi WNI
Apakah Keyakinan Agama Itu Menghambat atau Memotivasi Perkembangan Sains?
Dialog antar Komunitas Agama dan Konflik Timur Tengah
Kolaborasi Akademik, Prodi MD Gelar Visiting Class ke Lembaga Dakwah
Mutiara Pagi: Harapan (Bagian 1715)
Menggali Esensi Kepedulian Autentik
Mahasiswa sebagai Penggerak Peradaban: Fungsi dan Tanggung Jawabnya