JournalNusantara.com - Himpunan Kader Penggerak Masyarakat Berakhlakul Karimah (Hikap Marhamah) Kabupaten Cianjur menilai bahwa peran serta pondok pesantren dalam Membangun Cianjur (Manjur) sangatlah penting.
Baca Juga: Pesan Wali Kota Mataram Jelang Bulan Ramadan
Ribuan pondok pesantren yang tersebar di wilayah Kabupaten Cianjur memiliki potensi utama menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul, berakhlak mulia serta mampu menjadi tauladan di masyarakat.
"Hikap Marhamah dibentuk oleh pemerintah Kabupaten Cianjur era Bupati Ir. H. Wasidi Swastomo bersama para tokoh ulama agar bisa menghimpun kader ustadz atau santri yang ada di pondok pesantren agar mampu menjadi penggerak dan tauladan di lingkungannya masing-masing". Ujar Ketua Hikap Marhamah, H. Dudun Abdullah kepada JournalNusantara.com, Kamis (7/3/2024).
Baca Juga: Kandungan Mikronutrien Dark Chocolate yang Wajib Diketahui
"Para kader penggerak setiap desa dulu berjumlah 20-30 orang" Tambah Dudun Abdullah.
"Alhamdulillah komunikasi dengan para koordinator masih berjalan dan fokus program melakukan pembinaan masyarakat terkait kegiatan keagamaan. Kami juga memiliki program mendorong pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan para imam masjid, honor guru ngaji, pemberdayaan ekonomi pondok pesantren, santunan anak yatim piatu dan pondok pesantren digital". Katanya.
"Ponpes digital artinya setiap pesantren harus memiliki situs web sebagai sarana soisalisasi program kerja, kegiatan harian, menjual produk usaha pesantren dan yang lainnya". Imbuh Dudun.
"Misi membangun Cianjur atau Manjur merupakan sebuah target yang harus didukung oleh seluruh element masyarakt termasuk Hikap Marhamah karena pembangunan harus seimbang. Selain pembangunan fisik, pendidikan keagamaan masyarakat juga harus diutamakan." Pungkasnya.***
Artikel Terkait
Penambahan Perjalanan LRT Jabodebek untuk Tingkatkan Kualitas Pelayanan
Ciri - Ciri Dark Chocolate yang Baik Untuk Dikonsumsi, Cek Disini
Kandungan Mikronutrien Dark Chocolate yang Wajib Diketahui
Soroti Penumpukan di Sampah Pinggir Jalan, MP3C Ungkap Kebijakan Yang Mendahului Sarana Prasarana Menjadi Faktor Penyebab Pembuangan Terhambat
Tarif NJOP dan PBB Terjadi Penyesuaian serta Tidak Akan Memberatkan
Pesan Wali Kota Mataram Jelang Bulan Ramadan
Cegah Stunting, PKK Baubau Gaungkan Program Prioritas Pemkot
Ops Keselamatan Lodaya 2024, Bid Dokkes Polda Jabar Terus Patroli Kesehatan
Raih 84.571 Suara , Kang Denas Caleg DPRD Provinsi Jawa Barat Sebut Kemengannya Sebagai Ikhtiar Bersama untuk Membangun Cianjur
PT KAI Pastikan Kesiapan Angkutan Lebaran 2024