Lebih dari itu, bagi saya pribadi, konsep halal dan Syariah atau Islamic, apalagi dikaitkan dengan bisnis menjadi sangat penting. Bukan saja pada urgensi bisnis dan profit materialnya. Tapi bagi kami yang hidup di tengah jantung kapitalisme dunia, konsep halal dan Syariah adalah bagian dari obyek dakwah yang sangat mendasar. Kedua kata ini; halal dan Syariah masih sering disalah pahami bahkan ditakuti.
Selain itu saya berpandangan bahwa untuk umat ini menemukan izzah (kemuliaan) dan dimuliakan (dihormati) diperlukan basis kemuliaan dan penghormatan itu. Dan dalam dunia yang menjadikan materi sebagai ukuran (materialisme) kekuatan perekonomian menjadi esensial dalam mewujudkan kemuliaan (izzah) keumatan itu.
Pada akhirnya yang ingin saya tekankan adalah bahwa betapa masanya bagi umat ini untuk bangkit membangun kesadaran komitmen terhadap salah satu sunnah Rasulullah. Yaitu “sunnah at-tijarah“ atau sunnah dalam bsinis atau perdagangan. Konsekwensi kegagalan umat dalam membangun kekuatan ekonomi berimbas kepada semua lini kehidupannya. Umat termarjinalkan secara politik, pendidikan bahkan militer karena Umat lemah dalam perekonomian.
Ingat, bisnis adalah sunnah Rasul yang telah lama terabaikan. Mari kita hidupkan kembali!
Manhattan City, 13 Juli 2023
Presiden Nusantara Foundation