opini

Memaknai Keberkahan Ramadan - 10

Minggu, 2 April 2023 | 13:01 WIB
Ilustrasi Ramadan 2023

Kedua, makanan itu dipersyaratkan thoyyib atau baik.

Baik itu lawannya buruk. Buruk bisa karena memang tidak halal. Tapi halal juga belum tentu baik. Jika anda berpenyakit diabetis, gula yang halal menjadi tidak thoyyib (buruk) bagi anda.

Maka kata thoyyib bisa karena status hukumnya (halal). Bisa juga karen substansinya memang buruk atau membawa keburukan bagi yang mengkonsumsi.

Ketiga, makan juga diharuskan tidak berlebihan (israf).

Baca Juga: Respon Pembatalan Piala Dunia U-20 di Indonesia, Wapres RI: Kita Ambil Hikmahnya

Israf atau berlebihan artinya mengkonsumsi makanan di lebih dari batas kebutuhan. Seringkali berlebihan yang justeru membawa kepada prilaku tabdziir, bahkan menjadi mudhorat bagi yang mengkonsumsi.

Keempat, Rasulullah juga menekankan pentingnya kesederhanaan dalam mengkonsumsi makanan. Bahkan beliau menyebutnya dengan “beberapa suapan” untuk sekedar menegakkan punggungnya. Kalaupun lebih dari suapan maka pastikan pada kadar/ukuran yang tidak berlebihan. Dalam ungkapan beliau sebutkan pentingnya distribusi makanan, minuman dan udara secara imbang.

Dalam hadits lain disebutkan bahwa hendaknya seseorang itu makan di saat lapar dan berhenti makan sebelum kenyang. Ini menekankan kesederhanaan dan agar makanan itu terasa kenikmatannya.

Poin yang ingin saya sampaikan adalah bahwa puasa mengajarkan pola hidup sehat dan sederhana. Dan salah satu cara terpenting untuk menjaga kesehatan adalah dengan memastikan bahwa makanan yang kita konsumsi itu halal, sehat, dan tidak berlebihan.

Inilah sesungguhnya salah satu keberkahan dari puasa. Bahwa di bulan ini pastinya kita makan yang halal. Memastikan makan yang baik agar tetap fit dan sehat. Dan juga tentunya tidak berlebihan (israf).

Baca Juga: Memaknai Keberkahan Ramadan - 09

Jangan sampai kata “fast” (puasa) di siang hari tergantikan menjadi “feast” (makan-makan) di malam hari. Apalagi terjadi tendensi balas dendam makan dan minum di malam hari. Semoga tidak!

Jamaica Hills, 1 April 2023

Presiden Nusantara Foundation

Halaman:

Tags

Terkini

Kedaulatan Pangan Dimulai dari Desa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 19:49 WIB

Mendadak Tua

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:47 WIB

Pagi, Aku Tak Berarti?

Sabtu, 11 Juli 2026 | 05:45 WIB

Jalan Tangguh Iran

Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:43 WIB

Saat Regenerasi Menemukan Namanya: Isfhan

Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:32 WIB

Menyiapkan Sekoci bagi Penumpang Kapal Retak

Kamis, 2 Juli 2026 | 14:04 WIB

Wahai Mentari Pagi!

Rabu, 1 Juli 2026 | 07:46 WIB

Mencegah Korupsi di Tatar Santri

Selasa, 30 Juni 2026 | 19:34 WIB