opini

Seri Agama dan Sains: Lubang Hitam, Terompet Sangkakala dan Hari Kiamat

Kamis, 2 Maret 2023 | 12:01 WIB
Ilustrasi kiamat akibat kutub bumi terbalik (Sumber Foto: Foto: Express)

Apabila Alam Semesta sangat luas, dan akan berakhir dalam Lubang Hitam yang berbentuk terompet, sedangkan Terompet Sangkakala dipegang dan akan ditiupkan oleh Malaikat Israfil, maka sangat logis jika kita merenungkan, seberapa besar wujud Malaikat Israfil yang ditugasi Allah untuk membuat Alam Semesta ini Kiamat lewat tiupan terompetnya?

Baca Juga: KMA Kuota Haji 2023 Resmi Terbit, Kemenag RI Sesuaikan Penghitungan Estimasi Keberangkatan

Al-Qur'an mengabarkan tentang Malaikat sebagai berikut:

اَ لْحَمْدُ لِلّٰهِ فَا طِرِ السَّمٰوٰتِ وَا لْاَ رْضِ جَا عِلِ الْمَلٰٓئِكَةِ رُسُلًا اُولِيْۤ اَجْنِحَةٍ مَّثْنٰى وَثُلٰثَ وَرُبٰعَ ۗ يَزِيْدُ فِى الْخَـلْقِ مَا يَشَآءُ ۗ اِنَّ اللّٰهَ عَلٰى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ

"Segala puji bagi Allah Pencipta langit dan Bumi, yang menjadikan malaikat sebagai utusan-utusan (untuk mengurus berbagai macam urusan) yang mempunyai sayap, masing-masing (ada yang) dua, tiga, dan empat. Allah menambahkan pada ciptaan-Nya apa yang Dia kehendaki. Sungguh, Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu."(QS. Fatir: 1).

Tentang banyaknya jumlah Malaikat ini juga digambarkan dalam sebuah Hadits berikut:

“Sesungguhnya aku melihat apa yang tidak kalian lihat. Aku mendengar sesuatu yang tidak kalian dengar. Langit merintih.. Dan layak baginya untuk merintih. Tidak ada satu ruang selebar empat jari, kecuali di sana ada malaikat yang sedang meletakkan dahinya, bersujud kepada Allah. Demi Allah, andaikata kalian mengetahui apa yang aku ketahui, niscaya kalian akan sedikit tertawa dan sedikit menangis...".(HR Ahmad dan Tirmidzi).

Wujud Malaikat mustahil dapat dilihat dengan mata telanjang, karena mata manusia tercipta dari unsur dasar tanah liat kering dari lumpur hitam yang diberi bentuk, tidak akan mampu melihat wujud Malaikat yang asalnya terdiri dari cahaya. Hanya Nabi Muhammad SAW yang mampu melihat wujud asli Malaikat Jibril.

Jumlah Malaikat sangatlah banyak, jauh lebih banyak dibandingkan dengan jumlah umat manusia. Demikian banyaknya sehingga tidak ada yang mengetahuinya kecuali Dia. (QS. Al-Muddatsir: 31). Selain jumlahnya yang sangat banyak, ukuran dan wujudnya juga sangat banyak, sesuai dengan kebutuhan tugasnya masing-masing. Di antara sekian banyak Malaikat itu, ada Malaikat yang bertugas meniup Terompet Sangkakala yang akan mengakhiri Alam Semesta.

Dalam sebuah Hadits disebutkan bahwa Malaiakat Israfil mempunyai 1200 sayap yang satu sayapnya menyamai 600 sayap Jibril. Jika satu sayap Jibril dibuka, maka seluruh permukaan bumi akan gelap. Jika satu sayap Jibril dibuka akan menutupi seluruh permukaan bumi, bagaimana jika seluruh 600 sayapnya dibuka? Bagaimana pula jika seluruh sayap Malaikat Israfil yang berjumlah 1.200, yang satu sayapnya sama dengan 600 sayap Malaikat Jibril.

Ibnu Mas’ud berkata, bahwa Nabi SAW melihat Jibril mempunyai enam ratus sayap.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Dalam Hadits lain dari Ibnu Mas'ud, Rasulullah SAW melihat Jibril dalam bentuk aslinya, ia memiliki enam ratus sayap, setiap sayap dapat menutupi antara langit dan bumi, dari sayapnya bertaburan aneka warna warni, mutiara dan yaqut. Allah Maha Mengetahui itu semua.” (HR. Ahmad). Adapun Hadits tentang jumlah sayap Malaikat Israfil terdapat dalam Hadits Shahih Imam Abu Dawud dari Jabir bin Abdillah. Rasulullah SAW bersabda:

Baca Juga: Banjir Terjang Kabupaten Bekasi, 73 Titik Tergenang

"Telah diizinkan bagiku untuk bercerita tentang sosok Malaikat dari Malaikat Allah yang bertugas sebagai pemikul ‘Arsy, bahwa jarak antara daun telinganya sampai ke bahunya adalah sejauh perjalanan 700 tahun."

Ketika Rasulullah melihat wujud Malaikat JIbril dalam peristiwa Isra'-Mi'raj, baginda Rasul lantas memuji Malaikat Jibril akan kehebatan Malaikat Jibril yang mempunyai 600 sayap, apabila dibuka satu sayapnya, maka gelaplah seluruh bumi ini. Namun Malaikat Jibril mengatakan kepada Rasulullah, jangan memujinya kerana Rasulullah masih belum melihat Malaikat lain yang lebih hebat. Lalu Rasulullah bertanya kepada Malaikat Jibril: "Ya Jibril, adakah masih ada Malaikat yang lebih hebat daripada kamu?" Malaikat Jibril menjawab: "Ya ada, Malaikat Israfil mempunyai 1200 sayap, di mana satu sayapnya menyamai 600 sayap Malaikat Jibril."

Sesudah itu, Rassulullah bertanya lagi: "Adakah Malaikat Israfil paling hebat?" Jawab Malaikat Jibril: "Ada, yaitu Malaikat yang memikul Arasy Allah. Malaikat ini mempunyai 2400 sayap di mana satu sayapnya menyamai 1200 sayap Malaikat Israfil." Sampai di sini imajinasi manusia sudah tidak sanggup membayangkan besarnya Malaikat ini.

Deskripsi lebih rinci tentang sosok Malaikat Israfil dapat ditemukan dalam Kitab "Bustanul Wa’izhin wa Riyadh al-Sami’in" yang disusun oleh Al-Farj Jamaludfin Ibn Jauzy. Dalam Kitab ini disebutkan bahwa Israfil adalah Malaikat yang sangat besar. Satu sayapnya ada di timur dan satu lagi ada di barat. Kakinya berada di lapisan ketujuh bumi yang paling bawah yang jaraknya lima ratus tahun perjalanan. Tujuh lapis langit hanya sampai pada kedua lututnya. Lehernya merunduk di bawah 'Arsy, dan Arsy ada di pundaknya. Sementara, Lauh Mahfudz berada di depan matanya. Dia memegang Sangkakala dan pandangannya selalu melirik ke arah 'Arsy. Telinganya selalu waspada mendengar perintah Allah untuk meniup Sangkakala.

Halaman:

Tags

Terkini

Korupsi Musuh Pancasila

Senin, 1 Juni 2026 | 17:49 WIB

Lima Sila sebagai Lima Luka

Senin, 1 Juni 2026 | 08:25 WIB

Refleksi Tentang Kesetaraan Gender

Sabtu, 30 Mei 2026 | 08:53 WIB

Qurban dan Kepedulian Sosial

Selasa, 26 Mei 2026 | 21:04 WIB

Dua Wajah Indonesia

Selasa, 26 Mei 2026 | 04:34 WIB

Mengapa Indonesia Sulit Maju?

Minggu, 24 Mei 2026 | 08:07 WIB

Rekacipta Indonesia

Sabtu, 23 Mei 2026 | 08:16 WIB

Perangai Islam Ilmiah

Sabtu, 23 Mei 2026 | 08:13 WIB

Sistem AHWA dalam Pemilihan Ketua Umum PBNU

Jumat, 22 Mei 2026 | 05:29 WIB