opini

Memerdekakan Meja Makan, Memerdekakan Bangsa

Rabu, 22 Juli 2026 | 05:52 WIB
Ilustrasi makan di pesawat (tempo.co)

Setiap ikan yang ditangkap nelayan adalah pelajaran tentang keberanian menghadapi laut.

Setiap pohon yang berbuah adalah perjanjian sunyi antara manusia dan alam.

Ketika kita memilih pangan lokal, sesungguhnya kita sedang menghormati seluruh mata rantai kehidupan itu.

Menjadi locavore berarti mengingat kembali bahwa makanan tidak muncul begitu saja di rak supermarket.

Di balik setiap bahan pangan ada tanah. Ada air. Ada musim. Ada pengetahuan. Ada tangan manusia yang bekerja.
---

Berdaulat Secara Bermoral: Tangan di Atas Lebih Baik daripada Tangan di Bawah

Menjadi locavore bukan berarti menutup diri dari dunia; bukan ajakan membangun tembok ekonomi; bukan pula seruan untuk memusuhi bangsa lain.

Pandangan semacam itu justru bertentangan dengan watak Indonesia sendiri.

Indonesia lahir dari keyakinan bahwa kemerdekaan harus berjalan bersama kemanusiaan.

Sila kedua Pancasila mengajarkan bahwa bangsa yang merdeka tidak boleh hanya memikirkan dirinya sendiri. Ia harus menjunjung kemanusiaan yang adil dan beradab.

Artinya, Indonesia harus menjadi bagian dari persaudaraan universal.

Bangsa-bangsa tidak hidup untuk saling meniadakan. Mereka hidup untuk saling menghormati, bekerja sama, dan membantu.

Karena itu, kedaulatan pangan bukan berarti menolak perdagangan internasional.

Bukan berarti menolak kerja sama dengan bangsa lain.

Dunia modern dibangun melalui hubungan yang saling terhubung. Pertukaran pengetahuan memperkaya manusia. Perdagangan dapat menjadi jalan kesejahteraan. Kerja sama dapat menjadi kekuatan menghadapi tantangan bersama.

Halaman:

Tags

Terkini

Memerdekakan Meja Makan, Memerdekakan Bangsa

Rabu, 22 Juli 2026 | 05:52 WIB

Sesudah Perayaan

Selasa, 21 Juli 2026 | 07:13 WIB

Kedaulatan Pangan Dimulai dari Desa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 19:49 WIB

Mendadak Tua

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:47 WIB

Pagi, Aku Tak Berarti?

Sabtu, 11 Juli 2026 | 05:45 WIB

Jalan Tangguh Iran

Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:43 WIB

Saat Regenerasi Menemukan Namanya: Isfhan

Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:32 WIB