opini

Layakkah Desain Pendidikan Ki Sunda Kontemporer Diterapkan?

Rabu, 27 Mei 2026 | 16:56 WIB
ilustrasi pendidikan

 

Oleh: R. Yulian Faluzia (Si Pangsi Toetoeng)

Inti konsep ini bukan hanya menambahkan “muatan lokal Sunda” dua jam dalam seminggu. Tetapi merancang ulang sekolah atau pusat belajar supaya Sunda menjadi lensa untuk memahami sains, etika, ekonomi, dan kehidupan. Di dalam konsep ini, selain para pendidik, wajib melibatkan tokoh adat atau figur yang mempunyai kompetensi di bidangnya.

Berikut adalah rincian konsep dasar pendidikan Ki Sunda kontemporer:

Filsafat Dasar: “Ngawangun Manusa Sunda”

Tujuan pendidikan ini bukan sekadar lulus ujian, tetapi harus menghasilkan manusia yang:

Ngarti: Paham akar sejarah, bahasa, dan logika berpikir Sunda.

Ngarti Kebutuhan Zaman: Mampu menguasai teknologi, sains, dan ekonomi modern tanpa kehilangan arah.

Bisa Ngawangun: Memiliki proyek nyata yang menyelesaikan masalah di komunitas atau lingkungannya.

Ketiga pilar ini diambil dari falsafah Silih Asih (etika), Silih Asah (kecerdasan), dan Silih Asuh (tanggung jawab sosial).

Struktur Kurikulum: Model 30-40-30

Pendidikan Ki Sunda Kontemporer membagi waktu belajar menjadi tiga zona:

A. 30% - Kasundaan Inti

Ini bukan pelajaran hafalan, melainkan fondasi cara berpikir.

Basa & Aksara Sunda Fungsional: Belajar bahasa Sunda bukan untuk lomba pidato, melainkan dipakai untuk presentasi proyek sains, menulis proposal usaha, dan dokumentasi lapangan. Aksara Sunda diaplikasikan untuk ekonomi kreatif seperti desain grafis, tipografi, kaligrafi, hingga branding produk lokal.

Halaman:

Tags

Terkini

Mendadak Tua

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:47 WIB

Pagi, Aku Tak Berarti?

Sabtu, 11 Juli 2026 | 05:45 WIB

Jalan Tangguh Iran

Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:43 WIB

Saat Regenerasi Menemukan Namanya: Isfhan

Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:32 WIB

Menyiapkan Sekoci bagi Penumpang Kapal Retak

Kamis, 2 Juli 2026 | 14:04 WIB

Wahai Mentari Pagi!

Rabu, 1 Juli 2026 | 07:46 WIB

Mencegah Korupsi di Tatar Santri

Selasa, 30 Juni 2026 | 19:34 WIB

Yang Harus Digali DPRD Cianjur atas Raperda P2APBD

Minggu, 28 Juni 2026 | 09:30 WIB