opini

Mutiara Pagi: Bahaya Kebencian (Bagian 1820)

Kamis, 24 April 2025 | 05:58 WIB
Ilustrasi KEBENCIAN (WisContext)

Fokus pada kekurangan orang lain
Pertanda bahwa diri ini tak yakin
Hati dipenuhi oleh kecurigaan
Perasaan dihantui oleh ketakutan

Ketika menginginkan sesuatu
Perasaan selalu takut akan sesuatu
Yang dinikmati bukan kegembiraan
Melainkan hanya meratapi kekecewaan

Luka lama takkan sembuh
Jika kebencian selalu kambuh
Hati perih tak terobati
Sehingga prasangka menggerogoti

Walaupun senyum membawa senang
Pikiran negatif terus menyerang
Maaf terucap, getir terasa
Seperti orang sedang berduka

Dalam hening kutitipkan harapan
Semoga Tuhan memberikan kesadaran
Tidak membiarkan dendam bertahan
Seperti penyakit yang sulit disembuhkan

Dalam doa kutabur pinta
Agar kebencian segera sirna
Sehingga cinta lebih besar
Dari pikiran yang tak benar

Malang, 24 April 2025
Salam sehat,

M. Sinal

Tags

Terkini

Korupsi Musuh Pancasila

Senin, 1 Juni 2026 | 17:49 WIB

Lima Sila sebagai Lima Luka

Senin, 1 Juni 2026 | 08:25 WIB

Refleksi Tentang Kesetaraan Gender

Sabtu, 30 Mei 2026 | 08:53 WIB

Qurban dan Kepedulian Sosial

Selasa, 26 Mei 2026 | 21:04 WIB

Dua Wajah Indonesia

Selasa, 26 Mei 2026 | 04:34 WIB

Mengapa Indonesia Sulit Maju?

Minggu, 24 Mei 2026 | 08:07 WIB

Rekacipta Indonesia

Sabtu, 23 Mei 2026 | 08:16 WIB

Perangai Islam Ilmiah

Sabtu, 23 Mei 2026 | 08:13 WIB

Sistem AHWA dalam Pemilihan Ketua Umum PBNU

Jumat, 22 Mei 2026 | 05:29 WIB