Biarlah salah satu di antara tetes air mata itu disambut oleh langit. Menjadi pertanda dikabulkannya oleh Allah sebagai doa yang mustajab. Menjadi saksi keikhlasan kita di hadapan Allah.
*Penulis adalah Corporate Legal Consultant, ahli bahasa hukum, founder Pena Hukum Nusantara (PHN), dan dosen Polinema.