Meski Rizky dan Justin sempat mengalami kram namun tidak mengendorkan semangat mereka sedikitpun. Komposisi di belakang yang tidak diubah Patrik Kluivert dari awal hingga berakhir pertandingan. Itu menunjukkan pelatih sudah sangat percaya kepada trio "preman" tersebut. Ya, mereka dikenal sebagai tukang jagal yang tidak ada takutnya kepada pemain lawan siapapun.
Tim Garuda mampu mempertahankan keunggulan hingga akhir dan 3 poin pun diraih, kini menjadi 9. Hanya satu poin di bawah Arab Saudi yang berada di posisi tiga. Kunci kemenangan lainnya tidak lain adalah pemain ke 11 yakni pendukung timnas yang tampak sangar dan mampu memprovokasi mental pemain Bahrain. Tanpa mereka yang terus bernyanyi sepanjang pertandingan, mungkin Jay Idzes dkk sudah lemas duluan.
Sebuah pembalasan yang manis dan Shane Pattynama (yang emosi pada laga pertama) berhak untuk teriak, "Mission Complete!" Tinggal menunggu satu lawan lagi di kandang GBK melawan China yang ditarget menang, serta melawan Jepang di laga tandang. Realistis dari 2 laga tersebut timnas bisa meraih 4 poin lagi. Syukur-syukur sapu bersih yang artinya dapat tambahan 6 poin.
Jika 15 poin, itu berarti Indonesia berhak duduk di posisi 2 dan lolos otomatis ke piala dunia. Namun itu diasumsikan jika Australia gagal meraih poin di 2 laga sisa (13-14 poin) dan Arab Saudi maksimal hanya menang sekali dan draw sekali (13-14 poin). Masuknya timnas ke ajang piala dunia tentu akan menjadi eforia kegembiraan masyarakat. Karena belakangan dirasakan masyarakat tidak pernah gembira.