Oleh: Denny JA
Tahun 1997, dua puluh tujuh tahun lalu, juara dunia catur Garry Kasparov dikalahkan super komputer bernama Deep Blue.
Akankah pada waktunya, raksasa dan jenius pelukis seperti Van Gogh, Picasso, Leonardo Da Vinci juga akan dilampaui oleh Artificial Intelligence?
Sebelum menjawab itu, saya ingin bercerita pengalaman pribadi dengan Artificial Intelligence yang bisa melukis.
Adakah yang ingat apa yang terjadi pada tanggal 2 Maret 2020? Peristiwa besar apakah itu?
Itu adalah hari ketika Jokowi tampil di publik dan menyatakan. Tercatat sudah satu orang di Indonesia terkena virus corona (Covid-19).
Peristiwa tersebut sangat mengerikan karena sebelumnya kita sudah mendengar. Covid-19 telah menyebar di banyak negara dan mematikan banyak orang di sana.
Akankah di negara kita banyak yang mati terkena Covid? Saya terkesan dengan peristiwa itu. Merekamnya dalam ingatan. Lalu melukiskannya.
Pada tanggal 21 Agustus 2021, Indonesia diumumkan sebagai negara dengan jumlah kematian tertinggi di dunia hari itu akibat Covid-19. Wow! Kita pernah mengalami jumlah kematian paling banyak. Skalanya dunia. Saya juga melukiskan peristiwa itu.
Hal yang sama terjadi pada tanggal 10 Agustus 2021. Sebuah desa di Kepulauan Meranti seluruhnya dikarantina. Tidak ada yang bisa keluar dari desa itu.
Saya mengekspresikan peristiwa ini dalam lukisan. Saya gambarkan kumpulan rumah dengan rantai besar, mencegah orang-orang keluar.
Peristiwa besar lainnya terjadi pada tanggal 30 Juni 2021. Jawa dan Bali harus bekerja 100% dari rumah, alias seluruh kantor ditutup.
Saya ingat aneka usaha saya pun akhirnya ditutup. Hampir semuanya. Anak-anak saya bertanya. Bagaimana nasib karyawan kita?
Ini peristiwa besar yang mencekam. Saya ekspresikan dalam lukisan.