*Surat Al-Fatihah*
Kenapa Surat Al-Fatihah yang hanya terdiri atas tujuh ayat, diletakkan di awal, padahal jika dilihat dari jumlah ayatnya, secara logika seharusnya diletakkan pada bagian akhir Al-Qur'an?
Allah SWT menyatakan bahwa Al-Qur'an terletak dalam Kitab yang terjaga dan terlindungi:
اِنَّهٗ لَـقُرْاٰ نٌ كَرِيْمٌ
فِيْ كِتٰبٍ مَّكْنُوْنٍ
"Perhatikanlah, ini adalah pembacaan yang sungguh mulia (disampaikan kepada manusia) dalam 'Kitab' yang dijaga ketat."
(QS. Al-Waqi'ah: 77-78).
Karena Kitab ini terjaga dan terlindungi, maka pembacaannya membutuhkan sebuah kunci untuk membuka pintu-pintu yang menjaga Kitab ini dari seluruh penjuru:
لَّا يَأْتِيْهِ الْبَا طِلُ مِنْۢ بَيْنِ يَدَيْهِ وَلَا مِنْ خَلْفِهٖ ۗ تَنْزِيْلٌ مِّنْ حَكِيْمٍ حَمِيْدٍ
"Tidak ada kebatilan yang bisa menembus Kitab ini untuk dirusak, karena ia diturunkan dari Sang Maha Esa yang Bijaksana dan selamanya terpuji."
(QS. Fushilat: 42).
Penulis menyimpulkan, bahwa Surat Al-Fatihah mempunyai peranan untuk membuka kunci pintu Al-Qur'an kapan pun Al-Qur'an itu akan dibacakan. Surat Al-Fatihah ini memiliki peran khusus yang membedakannya dengan _Suwar_ lain, karena ia mesti selalu dibacakan setiap kali Al-Qur'an akan dibacakan:
وَلَـقَدْ اٰتَيْنٰكَ سَبْعًا مِّنَ الْمَـثَا نِيْ وَا لْـقُرْاٰ نَ الْعَظِيْمَ
"Sungguh telah Kami anugerahkan kepadamu tujuh ayat yang terus menerus dibacakan dan (seiring dengan) Al-Qur'an yang Agung ini."
(QS. Al-Hijir: 87).
Kesimpulannya, Surat Al-Fatihah haruslah merupakan Surat yang pertama kali dibacakan kapan pun kita ingin memulai pembacaan Al-Qur'an.
والله اعلم