Kesempatan kita hanya sekali
Menjalani hidup di dunia ini
Tidak mungkin terulang kembali
Lalu berusaha untuk memperbaiki
Namun Tuhan Maha adil
Memberi anugerah yang tidak kecil
Dijadikannya sejumlah ampunan
Untuk menghapus beragam kesalahan
Hidup adalah puisi singkat
Dengan pilihan kata yang tepat
Tanpa henti, tanpa jeda
Menjadi syair yang penuh makna
Dalam detak waktu yang terus berlari
Setiap detik sangat berarti
Untuk mengejar mimpi-mimpi
Dengan jejak langkah yang kita lalui
Mengajak kita untuk merasakan
Detak jantung yang berbisik pelan
Bahwa hidup ini indah
Ketika hilang sejumlah masalah
Di setiap tatapan, setiap sentuhan,
Ada cerita yang tertulis di hati
Tentang kesuksesan yang kita impikan
Tentang kebahagiaan dalam hidup ini
Hadir dalam setiap langkah
Meski tidak selalu besar dan megah
Mengalir bagai sebuah telaga
Di bawah cahaya yang terang menyapa
Cahaya Tuhan yang tidak pernah padam
Serta rasa syukur di dalam hati
Yang selalu hadir siang dan malam
Selalu datang, tak pernah berhenti
Malang, 15 November 2024
Salam sehat,
M. Sinal
Artikel Terkait
Ratu Kalinyamat
Refleksi Peringatan Hari Pahlawan dan Dies Natalis UINAM ke-59
Mutiara Pagi: Hatimu yang Tahu (Bagian 1679)
Pangeran Suryanegara
Mutiara Pagi: Hidup Adalah Mencari (Bagian 1680)
Amerika Itu Negara Para Pendatang!
Skuad Garuda Siap Lawan Jepang dan Arab Saudi di Kualifikasi Piala Dunia 2026
PETRA Racana Abdningrat Disambut Meriah, 50 Mahasiswa Baru Siap Bergabung
Kongsi Kekuasaan Prabowo dengan Jokowi
Rayon PMII STAI Al-Azhary Cianjur Gelar Kajian Sejarah dan Keorganisasian untuk Menumbuhkan Rasa Cinta terhadap Organisasi