JournalNusantara.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati optimistis penerimaan negara berupa pajak dan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) akan melampaui target APBN 2023.
"Sampai akhir tahun 2023, penerimaan pajak diperkirakan akan mencapai Rp 1.818,2 triliun. Ini artinya kita akan melampaui target dari tahun ini mencapai 105,8 persen. Adapun penerimaan negara yang berasal dari penerimaan negara bukan pajak atau PNBP akan mencapai Rp 515,8 triliun atau 116,9 persen dari target Rp 441,4 triliun." Ujar Sri Mulyani saat Rapat Kerja dengan Badan Anggaran DPR RI, Kamis (13/7/2023).
"Namun dilihat dari levelnya, PNBP mengalami kontraksi 13,4 persen dibandingkan dengan tahun lalu yang capaiannya cukup tinggi sebesar Rp 595,8 triliun," Ungkapnya.
"Penerimaan negara hingga akhir tahun ini dipengaruhi oleh PNBP SDA Migas yang akan di bawah target karena adanya moderasi harga minyak, PNBP SDA Nonmigas yang akan dipicu tren turunnya harga minerba, dan pendapatan kekayaan negara yang dipisahkan atau KND di atas target karena adanya tambahan setoran dividen BUMN." Tambahnya.
Baca Juga: Pembukaan KKN Sisdamas-MB 277, 278 dan 279 Desa Cikadu KBB Fokus, Menjadi Mahasiswa Pemberdaya
"Ini pesannya konsisten pada level kita masih cukup optimis, pada tren kita harus waspada. Jadi, levelnya masih cukup tinggi penerimaan pajak PNBP dan bahkan kepabeanan dan cukai. Namun, tren pelemahan gross atau negative gross harus kita waspadai, terutama nanti pada saat kita melakukan penyusunan undang-undang APBN 2024," Pungkasnya.***
Sumber : jawapos.com