Journalnusantara.com, Karawang - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) gencar mengajak masyarakat untuk menjadi pemilih cerdas dan menjauhi politik uang yang kerap terjadi pada pemilihan umum (Pemilu).
Melansir dari media sosial KPK, komisi antirasuah tersebut juga mengajak masyarakat untuk melaporkan dugaan praktik politik uang saat Pemilu maupun Pilkada nanti di 2024.
Hal tersebut disampaikan Wakil ketua KPK Johanis Tanak pada kegiatan Roadshow Bus “Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi” di Kabupaten Karawang pada tanggal 25 Juni tahun 2023.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh, Direktur Pelacakan Aset, Barang Bukti dan Eksekusi (Labuksi) KPK Mungkin Hadipratikno, Bupati Karawang Cellica Nurachadiana, Wakil Bupati Karawang Asep Syaepuloh.
Baca Juga: HUT Bhayangkara ke-77, Polres Cianjur Laksanakan Baksos dan Renovasi Rumah
Lalu ada Wakil Kepala Polisi Resort Karawang Prasetyo Purbo Nurcahyo, Kepala Kejaksaan Negeri Karawang Saepullah dan Segenap jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Karawang.
Tanak mengingatkan kepada bupati beserta jajaran OPD Kabupaten Karawang untuk tidak hanya fokus menyediakan pelayanan untuk masyarakat.
Menurutnya masyarakat sangat penting dalam memahami tujuan dari pelayanan yang diberikan kepada khalayak luas.
Melalui Roadhow Bus “Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi” 2023, KPK berusaha mencegah terjadinya praktik korupsi dengan memberikan pendidikan antikorupsi secara langsung kepada masyarakat.
Kabupaten Karawang menjadi kota ke tujuh yang KPK kunjungi sebagai upaya mengkampanyekan nilai-nilai antikorupsi di masyarakat.
Setelah Karawang, Bus Antikorupsi KPK akan mengunjungi kota ke delapan atau kota terakhir dalam rangkaian roadshow bus antikorupsi di sekitar Jabodetabek yaitu Kota Bandung.
Baca Juga: Ribuan Jamaah Ikuti Shalat Idul Adha di Masjid Raya Al Jabbar Bandung
Selanjutnya bus ini akan bertolak ke Pulau Sumatera untuk menjelajah enam kota di Sumatera demi menyebarkan nilai antikorupsi ke seluruh negeri.