JournalNusantara.com - Persaingan dan gesekan partai pengusung Calon Presiden dan Wakil Presiden Pilpres 2024 adalah hal yang lumrah dalam dunia politik.
Partai politik yang menjadi Koalisi atau oposisi memiliki resiko tersendiri.
Baca Juga: Polres Cianjur Perkuat Keamanan Lingkungan Melalui Satkamling
Ketika kadernya menjadi pemenang maka dipastikan jalan istana terbuka lebar begitupula sebaliknya.
Hal inilah yang sepertinya dirasakan oleh Partai Demokrat saat ini.
Baru-baru ini akun Twitter Partai Demokrat (20/6) mengeluarkan statement yang isinya cukup menohok yaitu Banyak Tekanan ke Koalisi Perubahan, Demokrat: Kalau Nasdem Kadernya Diambil, Kami Rumahnya Mau Diambil.
Baca Juga: Tepat di Hari Ulang Tahunnya, Presiden Jokowi Cabut Status Pandemi Covid 19
"Memang berat sekali kita mengusung Koalisi Perubahan ini, termasuk soal tekanannya dan lain-lain. Kalau teman-teman NasDem hanya individu kadernya yang diambil, kalau kami rumah kami yang mau diambil." Ujar Jansen Sitindaon Wasekjen DPP Partai Demokrat.
Partai Demokrat saat ini sedang menghadapi gugatan Moeldoko di Mahkamah Agung terkait kepengurusan Partai sementara petinggi Partai Nasdem yang menjabat menteri sedang menjalani pemeriksaan di KPK terkait kasus dugaan korupsi.
Baca Juga: Be Youth Concert and Competitions
Walau penetapan tersangka oleh KPK itu murni terkait korupsi karena saat ini sedang musim politik banyak yang berspekulasi dan menghubungkan kejadian - kejadian yang terjadi saat ini akibat persaingan politik jelang Pilpres 2024.***