Baca Juga: APDESI Cianjur Sayangkan Keterlambatan Bank Mandiri Cairkan Dana Gempa
Menurut Nilakanti, berdasarkan arahan Komnas Ham, pada bulan Januari lalu, Ia telah melapor secara internal ke Propam Mabes Polri dan Wassidik Mabes Polri terkait masalah tersebut. Namun sampai saat ini belum ada kepastian yang kami dapatkan.
"Saya udah lelah dengan hal ini, sampai-sampai saya nangis sambil teriak-teriak di ruang utama Mabes Polri minta ketemu dengan Kapolri", ucap Nilakanti.
"Saya minta keadilan kepada Bapak Kapolri, Jendral Listyo Sigit. Saya tidak melakukan apa yang dituduhkan, saya merasa dikriminalisasi", sambungnya.
Lanjut Nilakanti, dirinya merasa laporan-laporan yang dituduhkan kepadanya tidak berdasar.
"Atas dasar apa saya dilaporkan ke Polisi, saya dituduh menggelapkan sebuah laptop milik sekolah yang awalnya diberikan kepada saya untuk fasilitas sebagai bendahara di Sekolah tersebut, sedangkan sampai saat ini status SK Pengangkatan saya sebagai bendahara belum dicabut, tidak ada SK pemberhentian terhadap saya, saya juga ingin melapor pertanggungjawaban pekerjaan tapi ditolak", sambungnya.
Nilakanti juga meminta dukungan kepada masyarakat luas atas ketidakadilan yang dialaminya.
"Mungkin banyak orang di luar sana yang juga mengalami masalah ketidakadilan hukum yang tajam ke bawah tapi tumpul ke atas. Untuk itu, mari sama-sama kita berjuang untuk mendapatkan keadilan," harapnya.
Masalah yang menimpa Nilakanti viral di medsos salah satunya diposting oleh akun facebook Abdul Jalil, akun Tiktok @jalite12, juga akun Twiter @abduljalil1983. Beragam komentar Netizen mendukung perjuangan Nilakanti.
"Pasal karet bukan jadi rahasia umum lagi di lakukan oleh oknum penyidik,, apalagi pelapornya orang ber uang..", tulis akun tiktok rindhot.
Baca Juga: Viral Pendeta Siap Kristenkan Jawa Barat, Begini Kata Wakil Gubernur Uu Ruzhanul Ulum
"Semangat ya lenga.... Banyak sekali yang mendapat ketidakadilan.. tapi mereka stop dan tidk mau bersuara.. Semoga karena ada kasusnya nila ini.. mereka akan lebih berhati2 dalam menjalankan tugasnya... Semoga Allah selalu melindungi kmanapun kakimu melangkah untuk mendapat keadilan ????", tulis akun Facebook Dana Fitrani.
Hingga berita ini diturunkan, pihak awak media terus berupaya melakukan konfirmasi dan pendalaman kasus kepada pihak-pihak terkait.*** (Yd)