Journalnusantara.com, Jakarta - Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo bersama Direktur Utama KAI, Direktur Perencanaan Strategis dan Pengembangan Usaha KAI, Kepala Divisi LRT Jabodebek, jajaran Adhi Karya, INKA, dan LEN.
Lalu Kemenhub mengikuti uji coba LRT Jabodebek dengan metode Carousel di mana LRT Jabodebek berhenti di setiap stasiun dengan waktu berhenti sesuai dengan yang sudah ditentukan.
Baca Juga: Menteri BUMN dan Menparekraf Hadiri Peresmian Jaringan Pemred Promedia
Uji coba menggunakan metode carousel ini dilakukan untuk memonitoring akurasi pemberhentian kereta, serta headway antar kereta.
Hal ini dilakukan dalam rangka mematangkan persiapan pengoperasian LRT Jabodebek yang rencananya akan beroperasi pada bulan Juli 2023.
Pada kesempatan ini Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo juga meninjau Jembatan Penyeberangan Multiguna (JPM) Dukuh Atas.
Baca Juga: Resmi, Holding BUMN Farmasi Luncurkan Logo Baru Biofarma Group di Hari Jadi ke-3
Di mana JPM ini yang akan menghubungkan Stasiun LRT Dukuh Atas dengan transportasi umum lainnya seperti KRL, Kereta Bandara, serta MRT.
“Hingga saat ini progres LRT Jabodebek sudah mencapai 90,04%. Kami semua optimis bahwa LRT Jabodebek beroperasi pada Juli 2023 sehingga segera dapat melayani masyarakat dan menjadi solusi kemacetan di wilayah Jabodebek,” tutup Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo menutup percakapan.
Baca Juga: Loker BUMN, Lulusan SMA/SMK, D3, dan S1