nasional

Dari Jogja JEC 2026 Sukses Digelar, Wadah Generasi Muda Melahirkan Gagasan Inovatif untuk Indonesia

Minggu, 2 Agustus 2026 | 21:19 WIB
Foto : Jogja Essay Competition (JEC) 2026 Sukses Digelar, Wadah Generasi Muda Melahirkan Gagasan Inovatif untuk Indonesia. (Foto: Ist)

JournalNusantara.com - Jogja Essay Competition (JEC) 2026 sukses diselenggarakan pada 25–26 Juli 2026 di Yogyakarta. Kegiatan ini menjadi ajang kompetisi karya tulis ilmiah yang mempertemukan pelajar dan mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia untuk menuangkan ide, gagasan, serta solusi inovatif dalam menjawab berbagai tantangan bangsa melalui karya ilmiah yang berkualitas.

Diselenggarakan melalui kolaborasi antara Ruang Inovasi Sains dan Karya Ilmiah (RISKI) dengan Ikatan Mahasiswa Sastra Arab (IKMASA) Universitas Gadjah Mada, JEC 2026 mengusung tema "Kontribusi Pemuda Indonesia dalam Menjawab Tantangan Global melalui Inovasi Ilmiah." Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Yusuf Ahmad Khairiy, Sekretaris Ikatan Mahasiswa Sastra Arab Universitas Gadjah Mada. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan harapan agar JEC dapat menjadi wadah bagi generasi muda untuk memperluas wawasan, mengembangkan inovasi, serta memperkuat kolaborasi akademik dalam menghasilkan solusi bagi berbagai permasalahan di tingkat nasional maupun global.

Selama dua hari pelaksanaan, para finalis mengikuti berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari presentasi karya ilmiah di hadapan dewan juri, seminar internasional, sesi diskusi dan tanya jawab, proses penjurian, hingga pengumuman pemenang. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan penuh antusias dan menjadi ruang bagi peserta untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, meningkatkan kapasitas akademik, serta membangun jejaring dengan peserta dan akademisi dari berbagai institusi.

Peserta Jogja Essay Competition (JEC) 2026 mengunjungi kawasan Candi Prambanan, Yogyakarta, dalam rangkaian Cultural Field Trip sebagai upaya memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia sekaligus mempererat kebersamaan antarpeserta dari berbagai daerah. (DewantaraNews / UGM, Universitas Gadjah Mada)

Salah satu rangkaian utama JEC 2026 adalah Seminar Internasional yang menghadirkan tiga narasumber inspiratif. Miss Aisha Juma Musa membawakan materi Empowering Future Leaders, Miss Alaa Eltelwany menekankan pentingnya keterampilan komunikasi dalam menghadapi persaingan global, sedangkan Almas Azzahra, Puteri Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta, mengajak peserta membangun personal branding dan kepercayaan diri sebagai bekal menjadi pemimpin masa depan.

Selain kompetisi, peserta juga mengikuti Cultural Field Trip dengan mengunjungi Museum Sonobudoyo, Candi Prambanan, serta salah satu pusat oleh-oleh khas Yogyakarta. Kegiatan ini menjadi sarana untuk memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia sekaligus mempererat persahabatan, memperluas wawasan budaya, dan membangun kolaborasi antarpeserta dari berbagai daerah.

Baca Juga: Berguru pada Pohon

Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, Juara I diraih oleh ketua tim Gesti Maradella dari Universitas Muhammadiyah Semarang, Juara II diraih oleh ketua tim Kadek Arlyatha Anantha dari Universitas Udayana, dan Juara III diraih oleh ketua tim  Ahmad Khavabi dari MAN 2 Bojonegoro. Adapun Juara Harapan I diraih oleh ketua tim Adam Mufid Annajib dari Universitas Muhammadiyah Semarang, Juara Harapan II diraih oleh ketua tim  Amrizar Pratama I. Udin dari Institut Seni Indonesia Surakarta, serta Juara Harapan III diraih oleh ketua tim Dwi Ramdoni Subekti dari Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri.

Selain kategori juara utama, panitia juga memberikan sejumlah penghargaan khusus kepada peserta dengan capaian terbaik pada berbagai kategori. Penghargaan Best Presentation diraih oleh ketua tim  Syalman Al-Farizi dari Universitas Muhammadiyah Mataram, Best Paper diraih oleh ketua tim Gesti Maradella dari Universitas Muhammadiyah Semarang, Best Poster diraih oleh ketua tim Henny Meilisa dari Poltekkes Kemenkes Kalimantan Timur, sedangkan Favorite Paper diraih oleh ketua tim Adam Mufid Annajib dari Universitas Muhammadiyah Semarang. Sementara itu, penghargaan The Most Favorite Poster diraih oleh ketua tim  Henny Meilisa dari Poltekkes Kemenkes Kalimantan Timur dan ketua tim Kharina Jexi Abreanti Meilisa dari Poltekkes Kemenkes Kalimantan Timur.

Penghargaan Favorite Poster pada masing-masing subtema diberikan kepada peserta terbaik, yaitu diraih oleh ketua tim  Kharina Jexi Abreanti (Poltekkes Kemenkes Kalimantan Timur) untuk subtema Hukum dan Politik; diraih oleh ketua tim Muhammad Fahmi Risaldy (Universitas Mulawarman) untuk subtema Kesehatan;diraih oleh ketua tim  Putu Ari Krisnayani (Universitas Pendidikan Ganesha) untuk subtema Lingkungan; diraih oleh ketua tim Aryanto Arby (Universitas Mataram) untuk subtema Pangan; diraih oleh ketua tim Ni Wayan Eka Setia Lestari dari (Poltekkes Kemenkes Denpasar) untuk subtema Pariwisata dan Budaya; diraih oleh ketua tim Ulil Amri Al-Islam dari (Universitas Muhammadiyah Mataram) untuk subtema Pendidikan; diraih oleh ketua tim  Henny Meilisa dari (Poltekkes Kemenkes Kalimantan Timur) untuk subtema Pertanian; diraih oleh ketua tim  Kharina Jexi Abreanti dari (Poltekkes Kemenkes Kalimantan Timur) untuk subtema Sosial dan Ekonomi; diraih oleh ketua tim  Dwi Ramdoni Subekti dari (Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri) untuk subtema Teknologi; diraih oleh ketua tim Yasmine Husna Jaida dari (Universitas Muhammadiyah Metro) sebagai penerima penghargaan pada subtema terakhir.

Baca Juga: BAZNAS Cianjur Salurkan Bantuan Puluhan Juta Rupiah untuk Sukseskan MTQH ke-48

Pada puncak acara, Universitas Muhammadiyah Mataram berhasil meraih predikat Juara Umum Jogja Essay Competition (JEC) 2026 atas pencapaian terbaik yang diraih para delegasinya di berbagai kategori perlombaan.

Jogja Essay Competition (JEC) 2026 menjadi bukti komitmen dalam mendorong lahirnya generasi muda yang inovatif, kritis, dan berdaya saing. Panitia mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta, dewan juri, mitra, sponsor, dan semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Semoga JEC terus menjadi ruang lahirnya gagasan-gagasan inovatif yang memberikan manfaat bagi Indonesia.

Tags

Terkini