JournalNusantara.com - Pihak Kepolisian gelar pra rekonstruksi terkait kasus dugaan pembunuhan yang dilakukan seorang anak terhadap ibu kandungnya berinisial FS di Medan Sunggal, pada Minggu (14/12/2025).
Dalam pra rekonstruksi itu, terduga pelaku SAS alias AL dan sejumlah saksi turut dihadirkan. Ratusan warga sekitar terlihat memadati lokasi kejadian.
Pantauan Mistar, pra rekonstruksi berjalan tertutup di dalam rumah berlantai dua.
Belum ada keterangan resmi dari polisi terkait pra rekonstruksi yang dihadiri Kapolrestabes Medan, Kasat Reskrim, Kapolsek dan Kanit Reskrim Polsek Sunggal. Garis polisi juga masih dipasang di area rumah.
Diberitakan sebelumnya, seorang wanita berinisial FS diduga ditikam oleh anaknya sendiri berinisial AL, Rabu (10/12/2025). Penikaman terjadi di rumah mereka di kawasan Medan Sunggal.
Baca Juga: Polda Jabar Tinjau Persiapan Operasi Nataru di Kawasan Puncak
Seorang warga yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan bahwa FS ditikam sebanyak 20 kali di bagian tangan dan punggung.
Kejadian bermula saat FS tidur bersama dua anaknya, AJ dan adiknya AL, di lantai satu rumah mereka. Sedangkan suaminya tidur di kamar yang berada di lantai dua.
Sekira pukul 04.30 WIB, AJ berteriak memanggil ayahnya dan setelah sampai di kamar lantai satu, AL terlihat sedang memegang pisau.
Baca Juga: Enam Pelaku Pengeroyokan Debt. Colector Hingga Dua orang Tewas di Kalibata, Ternyata..?
"Saat ayahnya melihat ke kamar di lantai satu, korban sudah lemas karena tusukan di bagian punggung dan tangan. Kira-kira sebanyak dua puluh luka tusukan," ucap sumber.
Sedangkan kepala lingkungan setempat, Tono, mengatakan bahwa motif pembunuhan diduga karena faktor sakit hati.
Sebab, sebelum kejadian, korban memarahi AJ yang merupakan kakak AL. Tersinggung karena kakaknya dimarahi, maka AL diduga menikam ibunya hingga tewas.