Akhmad Munir, Ketua Umum PWI Pusat, menekankan bahwa Anugerah Jurnalistik Adinegoro bukan hanya sekadar ajang kompetisi, melainkan juga panggung penting untuk menampilkan karya jurnalistik yang memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Baca Juga: Melintasi Waktu di Jembatan Cirahong, Ikon Bersejarah dari Era Kolonial
“Setiap jurnalis memiliki cerita yang kuat, dan setiap cerita layak untuk dilihat oleh dewan juri. Adinegoro menjadi ruang untuk memvalidasi kualitas karya sekaligus mendorong semangat para jurnalis untuk terus menghasilkan karya yang bermakna,” ujarnya.
Akhmad Munir juga mengimbau seluruh jurnalis, baik yang bekerja di media cetak, radio, televisi, maupun platform digital, untuk memanfaatkan kesempatan perpanjangan waktu ini sebaik-baiknya.
“Pastikan Anda mengirimkan karya terbaik sebelum batas akhir yang baru,” pesannya.