nasional

Citilink dan Pegadaian Kolaborasi Edukasi Manajemen Risiko Keuangan bagi Generasi Muda di Supergreeners Festival 2025

Sabtu, 29 November 2025 | 12:14 WIB
Citilink dan Pegadaian kolaborasi edukasi manajemen risiko keuangan

JOURNALNUSANTARA.COM, JAKARTA — Seiring dengan semakin beragamnya pilihan karier dan gaya hidup di kalangan generasi muda, PT Citilink Indonesia berkolaborasi dengan PT Pegadaian Kantor Wilayah IX Jakarta 2 menyelenggarakan sesi edukasi bertajuk "Risk Management Education".

Kegiatan ini menjadi bagian dari acara akbar Supergreeners Festival 2025 yang bertujuan memperluas wawasan para pegawai muda Citilink, yang akrab disapa Supergreeners.

Sesi talk show tersebut mengusung konsep edukasi manajemen risiko secara luas, khususnya dalam tata kelola keuangan. Citilink dan Pegadaian menghadirkan pembicara dari berbagai disiplin keilmuan, termasuk dokter, psikolog, dan edukator finansial. Kolaborasi dengan Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 secara spesifik ditujukan untuk memperkaya pengetahuan Supergreeners mengenai literasi finansial.

Dalam kesempatan tersebut, PT Pegadaian Kantor Wilayah IX Jakarta 2 mendapuk Ahmad Taufiq Lubis, atau yang familiar disapa Coach Afiq, sebagai pembicara dari sisi finansial dan manajemen risiko.

Coach Afiq menyampaikan materi yang menarik dan lugas kepada seluruh audiens pada Kamis, 27 Oktober 2025. Animo luar biasa terlihat dari beragam pertanyaan menarik yang dilontarkan peserta, menunjukkan tingginya minat dan kualitas edukasi yang disampaikan.

Melalui acara ini, Pegadaian, khususnya Kantor Wilayah IX Jakarta 2, semakin memantapkan citranya. Pegadaian tidak hanya dikenal dengan tagline "mengatasi masalah tanpa masalah", tetapi juga sebagai one stop financial services yang memberikan layanan keuangan terpadu bagi masyarakat luas.

Beberapa konsep penting yang disampaikan Coach Afiq dan sangat mengena di kalangan audiens, antara lain adalah mengelola aset dengan "Nutrition of PIL", yakni: Proteksi (Perlindungan), Investasi, dan Legacy (Warisan). Konsep ini diperkuat dengan arahan praktis mengenai perencanaan keuangan, meliputi:
1. Menikah di saat kondisi finansial sudah mapan, dan bukan karena terdorong perlombaan dengan mantan.
2. Menyusun rencana kepemilikan dan biaya hidup anak dengan perhitungan finansial yang akurat dan matang.
3. Membeli berdasarkan kebutuhan, bukan sekadar keinginan, serta menghindari jebakan gaya hidup yang melebihi kemampuan finansial.

Secara keseluruhan, acara berlangsung dengan suasana yang hangat dan berkualitas, berhasil memberikan edukasi praktis dan mendalam mengenai manajemen risiko finansial kepada generasi muda.

Tags

Terkini