Naskah-naskah yang menyimpan warisan keilmuan dan nilai-nilai dakwah yang masih relevan hingga saat ini. Kajian naskah kulo ini adalah salah satu upaya mengungkap lebih jauh pemikiran serta strategi dakwah yang diterapkan pada masanya.
Semua peserta bergemuruh tepuk tangan atas apa yang disampaikan oleh kedua Narasumber yang cukup memukau. Semua berharap kajian tentang Sunan Giri maupun naskah kuno ini tidak hanya berhenti dari acara ini dan dapat berkelanjutan sebagai pelestarian keilmuan Nusantara.
Dari rangkaian kegiatan yang diikuti oleh akademisi, mahasiswa, serta pemerhati sejarah dan budaya ini diharapkan dapat memperoleh wawasan baru serta memicu semangat untuk semakin memahami pentingnya pelestarian naskah kuno sebagai bagian dari identitas dan kekayaan intelektual bangsa.
Ke depan, Manuskripedia dan UNISLA berencana untuk menggelar lebih banyak seminar dan lokakarya serta penelitian terkait kajian manuskrip guna meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya warisan sejarah ini, sehingga kelestarian nilai-nilai warisan leluhur Nusantara bukan hal yang mustahil terlaksana.