Anita juga menilai Nadiem beserta jajarannya tidak dapat memanfaatkan anggaran besar yang tersedia dengan baik dan seharusnya bisa memadai dalam pembiayaan pendidikan di Indonesia.
Dikutip dari laman Artikel Universitas Darussalam Ambon, sistem pendidikan yang kacau mengakibatkan berbagai macam faktor seperti rusaknya moral anak bangsa hingga kurangnya jiwa nasionalisme.
Bahkan pendidikan di Indonesia mengalami kemunduran di beberapa tahun kebelakang dan sangat berbeda pada era orde baru, ketika orang luar negeripun datang untuk belajar ke tanah air.
Mulai dari kurangnya kesejahteraan guru, penyelewengan dana anggaran pendidikan, serta carut-marutnya kurikulum yang ditetapkan saat ini sudah menjadi tanda bahwa merosotnya kualitas pendidikan di Indonesia.
Sebagaimana pendidikan adalah salah satu pilar yang utama dalam kehidupan seseorang, karena tanpa pendidikan, manusia akan sulit berkembang mengikuti zaman. Sementara harapannya ingin mewujudkan generasi Indonesia Emas 2045.
Sumber: JawaPos/ Sharah Salsabila