Journalnusantara.com, Karawang - Sepanjang jalur Kereta Cepat Jakarta-Bandung sejatinya terdapat empat stasiun pemberhentian untuk Whoosh.
Yaitu Stasiun Tegalluar Kabupaten Bandung, Stasiun Padalarang Kabupaten Bandung Barat, Stasiun Karawang, dan Stasiun Halim Jakarta Timur.
Namun, salah satu stasiun yaitu Karawang belum beroperasi. Kenapa?, simak penjelasannya di bawah ini.
Sekilas dari segi penampilan dan ukuran, Stasiun Karawang ini mirip dengan stasiun kereta cepat lainnya.
Seluruh sudut bangunan stasiun ini sudah rampung 100% dan siap digunakan, namun masalah akses jadi kendalanya.
Posisi Stasiun Karawang dikelilingi hamparan sawah. Tak jauh dari stasiun, dapat terlihat pula jalan tol Jakarta Cikampek dan juga Jalan Layang MBZ.
Untuk saat ini, akses ke Stasiun Karawang belum bisa ditempuh langsung lewat tol. Sebagai alternatif, Gerbang Tol Karawang Barat dapat dipilih untuk mengakses stasiun ini dengan jarak sembilan kilometer.
Setelah keluar dari Gerbang Tol Karawang Barat, pengunjung dapat mengikuti jalur masuk melalui Jalan Arteri KIIC.
Saat ini, pihak KCIC sedang membangun akses langsung menuju stasiun via jalan tol.
Bila sudah sudah rampung, Stasiun Karawang dapat mulai membuka layanan untuk naik dan turun penumpang.
General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa mengatakan Stasiun Karawang ditargetkan dibuka pada 2025.
"Hal ini seiring dengan adanya tiga akses baru untuk penumpang yang sedang dibangun," katanya, Rabu (15/05/2024).
Satu akses jalan tol yang terhubung dengan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) Km 42 dan dua jalan umum yang terhubung dengan kawasan industri THK dan Deltamas.
Yuk berlibur dengan menikmati Kereta Cepat Jakarta Bandung!