nasional

Fantastis...Askolani Pejabat Dirjen Bea Cukai Miliki Harta Rp51,8 Miliar, Warganet: Ladang Basah

Senin, 6 Mei 2024 | 17:52 WIB
Kekayaannya melejit dalam setahun, Askolani Dirjen Bea Cukai dirujak netizen (Instagram seputarbandungkota dan Dokumentasi Kementerian Keuangan)

JournalNusantara.com - Viral mengenai harta kekayaan Pejabat Bea Cukai yang bejibun, dan kasusnya bermunculan, mulai dari korupsi hingga penyalahgunaan wewenang, mulai pejabat tingkat tinggi hingga pegawai rendahan. 

Hal ini dipertegas oleh unggahan dari akun @Kopipait__78 dengan narasi "Setelah ramai isu Bea Cukai di internet, kini Askolani selaku Dirjen Bea Cukai menjadi sorotan karena diketahui memiliki harta kekayaan hingga Rp51,8 miliar. Adapun kekayaan tersebut berasal dari beberapa sumber seperti tanah dan bangunan, harta bergerak, transportasi dan mesin, surat berharga, hingga harta lainnya." twitnya di linimasa Twitter yang diunggah pada 4 Mei 2024.

Beragam komentar bernada gerampun bermunculan dan menimpali akun pengunggah, seperti yang dituliskan oleh Bambang Supri melalui akun @BambangSup71538: "Gajine pejabat Ki piro kok bisa sampai nabung uang segitu memang keluarga nggak butuh biaya hidup .dari mana uangnya kalau tidak dari...." tulisnya. Selanjutnya akun @HaqDarul: "Dia bayar pajak nggak ya? Bea cukai nya bayar nggak ya jika belanja dari Luar Negeri? Ikut jejak RA ya? Tajir melintir." tulisnya lagi.

Harta Kekayaan Askolani sangat menakjubkan dan fantastis. ((Kolase/tangkap layar laman LHKPN/IG @a_askolani)

Lantas komentar akun @iwansetia_75: "Alm Bapakku dulu krj dibeacukai bpn, BPK g punya kendaraan,tiap hri naik angkot pergi kmnpun. Rumah g mau tinggal di perumahan beacukai yg dikasih jatah. Klo ingin elektronik g pernah dikasih/minta SM kapal, tp malah titip uang PD kapal, Anaknyapun g mau dimasukkan ke beacukai." tuturnya. Lantas cuitan akun @ErinaldiZu19623: "Sebelum menduga negatif, patut diketahui bahwa beliau pernah komisaris di beberapa BUMN termasuk Bank Mandiri dan saat ini masih jadi Komisaris di Bank BNI. Honor dan tantiemnya tentu tidak kecil." jelasnya. 

Hal senada juga dikemukakan oleh akun @ErinaldiZu19623: "Sebelum menduga negatif, patut diketahui bahwa beliau pernah komisaris di beberapa BUMN termasuk Bank Mandiri dan saat ini masih jadi Komisaris di Bank BNI. Honor dan tantiemnya tentu tidak kecil." jelasnya. Berikutnya komentar dari akun @HnKriez: "Seorang pejabat negara, jengan jam (siap) kerja 24 jam sehari, dengan gaji (plus tunjangan) 25 juta rupiah (hitung rata), yg tentu jauh dibandingkan rakyat kebanyakan, menurut Anda masih bisa nyambi-nyambi di luar sehingga menghasilkan kekayaan bermilyar-milyar rupiah?." tegasnya. Dipungkas dengan pernyataan dari Bagus Bebas L dengan nama akun @bebas_l: ""Ladang basah" Rahasia umum, kalo becuk, penerimaan daerah itu ladang basah kementrian yg ono. Yg mentrinya ampe turun tangan ngurusin komputer braile yg dari 2022 tertahan." pungkasnya ketir.***

Sumber: Twitter

 

 

 
 
 

Tags

Terkini