Polisi yang mendapat laporan aksi penyerangan tersebut, langsung mendatangi lokasi kejadian.
Aksi Tagih-tagih Utang Lemari Plastik
Saat polisi tiba di lokasi, korban sudah dalam kondisi terluka, sementara pelaku dan rekan-rekannya yang turut melakukan penyerangan telah melarikan diri.
Sumartono mengatakan, motif pelaku melakukan penyerangan untuk menagih uang hasil penjualan lemari plastik.
"Awalnya para pelaku ini akan menagih hutang atau menagih uang hasil penjualan lemari plastik. Namun hal itu dibantah dan terjadilah perkelahian," bebernya.
Atas insiden ini, Sumartono menuturkan RH merupakan preman yang selama ini telah mendapat pembinaan dari aparat bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas.
Pelaku Terpengaruh Miras, 2 Masih Diburu
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, polisi menyebut pelaku berada di bawah pengaruh minuman keras (miras) saat melakukan aksinya.
"Sebenarnya kami sudah melakukan pembinaan bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas agar wilayah tetap kondusif," ungkap Sumartono.
"Namun kalau sudah akhir pekan mereka suka berkeliaran," sambungnya.
Hingga saat ini, polisi juga masih memburu dua pelaku lainnya yang diketahui merupakan rekan RH yang diduga turut terlibat dalam pengeroyokan tersebut.
"Ada dua pelaku lagi yang masih kami lakukan pengejaran. Mudah-mudahan bisa segera terungkap," ujarnya.
Atas perbuatannya, RH dijerat dengan Pasal 262 juncto Pasal 466 KUHP tentang penganiayaan dan pengeroyokan dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara.*
Artikel Terkait
Diduga Gegara Konsumsi Menu MBG Basi, 707 Warga Sekolah di SMKN 6 Semarang Alami Keracunan Massal
Mutiara Pagi: Menanam Kebaikan (Bagian 2289)
Sowan Ketua MWCNU, Pengurus GP Ansor Karangtengah Matangkan Rencana Pelatihan Kader Dasar
BAZNAS Cianjur Salurkan Bantuan Puluhan Juta Rupiah untuk Sukseskan MTQH ke-48
Berguru pada Pohon
Dari Jogja JEC 2026 Sukses Digelar, Wadah Generasi Muda Melahirkan Gagasan Inovatif untuk Indonesia
LBI Dukung Wali Kota Bandung Pidanakan Pemilik Six Nine Padel, Imbas Penebangan 10 Pohon di Cihapit
KMP Mutiara Sentosa 2 Terbakar: Kapal Hampir Habis Dilalap Api, Penumpang Berkumpul Pakai Pelampung Tunggu Evakuasi
Mutiara Pagi: Gema (Bagian 2290)
Viral Usher GIIAS Direkam Diam-diam oleh Konten Kreator, Habiburokhman Sebut Komisi III Bakal Kawal Kasusnya