Terkait penutupan kafe, Nanik menyebut tempat tersebut kerap disalahgunakan untuk keperluan yang tidak semestinya.
"Kafe kita minta tutup. Dulu ada kafe namanya 'Cafe BGN', kagak boleh itu. Nanti jadi tempat nggak benar," tandasnya.***
Sumber : Promedia
Artikel Terkait
RBUC Soroti Rencana Utang Rp150 Miliar Pemkab Cianjur
SMK Pariwisata PHT Cianjur Gelar MPLS Ramah Tanpa Perploncoan
Mutiara Pagi: Integritas (Bagian 2283)
Warga Pagelaran Cianjur Galang Swadaya Rp240 Juta Bantu Gelar MTQH
LPTQ Cianjur Dorong Pembinaan MTQH Berkelanjutan Ciptakan Prestasi
Wabup Cianjur Ramzi Minta Generasi Muda Pertahankan Tradisi Mushaf
Kemenag Cianjur Sebut MTQH Benteng Moral Era Digital
Rembug Warga Tandai Berakhirnya Siklus 1 KKN SISDAMAS Kelompok 174 di Desa Sukamulya
Viral Gadis Kecil Tangisi Kepergian Ayahnya yang Tewas Dikeroyok Massa di Bali, UAS Turut Berduka
Dilantik, Dewan Hakim MTQH Cianjur Diminta Objektif