Bahkan, akibat dana pakan satwa yang dikurangi, diduga membuat sebagian satwa di Kebun Binatang Surabaya itu mati akibat kelaparan.
"Selain merugikan kerugian keuangan negara juga ini membuat wahana Kebun Binatang Surabaya yang kita cintai ini menjadi tidak berkembang karena yaitu dalam pengelolaan keuangannya," ungkap Gede.
"Mengakibatkan fasilitas tidak terawat dengan baik, kotor, rusak, hewan-hewan juga berdampak pada kurang sehat, kemudian kurus, cenderung mati, dan tidak terdapat perawatan yang baik," tandasnya.*
Artikel Terkait
Audisi Beauty Muslimah Indonesia Jakarta 2027 Resmi Dibuka, Kesempatan Emas untuk Muslimah Jabodetabek!
Diduga Rindu Kampung Halaman, Kepala SPPG Blora Mendadak Resign usai Sempat Pamit Lalu Hilang Tak Kembali
Bekuk Dua Pelaku, Polres Cianjur Gagalkan Peredaran Belasan Kilogram Ganja
Viral Aksi Demonstrasi Mahasiswa di Gedung Kejagung Jakarta, Desak Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Diadili
Kabur dari Rombongan Trip di Korsel, Femas Sempat Kerja Sehari tapi Langsung Resign: Alasan Kerjanya Capek
Skandal Penculikan Atlet Golf Putri Jesslyn Wijaya di Jakpus: Dibawa 2 Pria ke Mobil
Memerdekakan Meja Makan, Memerdekakan Bangsa
Mutiara Pagi: Mengubah Cara Pandang (Bagian 2278)
Mensesneg Beberkan Alasan Prabowo Tunjuk Nanik S Deyang jadi Dewas usai Mundur dari Jabatan Kepala BGN
Rekam Jejak Sudaryono Jadi Kepala BGN: Pejabat Komut PT Pupuk Indonesia hingga Ketum Asosiasi Pedagang