Ternyata Kerokan Dipercaya Dapat Mengusir Roh Jahat

photo author
Andre Rusnandar, Journal Nusantara
- Jumat, 18 November 2022 | 21:17 WIB
Ilustrasi kerokan (Ilustrasi kerokan. (Foto: Pexels/Anna Tarazevich))
Ilustrasi kerokan (Ilustrasi kerokan. (Foto: Pexels/Anna Tarazevich))

JournalNusantara.com - Sebagian orang Indonesia pasti sudah tidak asing dengan salah satu pengobatan tradisional yang satu ini yakni, kerokan.

Menurut Wikipedia kerokan merupakan sebuah terapi pengobatan alternatif untuk mengobati gejala masuk angin dengan menggaruk sambil menekan bagian permukaan kulit menggunakan minyak, entah itu minyak zaitun, minyak kelapa, balsem atau lotion.

Dan bisa juga menggunakan benda tumpul seperti koin, batu giok, kelereng, potongan jahe, potongan bawang.

Baca Juga: Good bye atau See you untuk Twitter??

Sejak zaman dahulu orang-orang sudah sering melakukan kegiatan kerokan ini sebagai terapi kesehatan, bahkan ada kepercayaan bahwa dengan kerokan juga dapat membantu mengusir roh jahat yang ada didalam tubuh si penderita keluar. 

Tak hanya di Indonesia kerokan juga sering dilakukan oleh orang-orang Asia lainnya seperti Vietnam, orang Vietnam menyebut kerokan dengan sebutan cao giodi, di Kamboja orang-orang menyebutnya dengan Goh kyol.

Sedangkan di Tiongkok teknik ini disebut gua sua, dan biasanya menggunakan batu giok.
Selain mampu mengobati masuk angin. Kerokan juga mampu untuk melancarkan sirkulasi darah pada bagian yang dikerok menjadi tersebar lancar.

Baca Juga: Manfaat Rutin Minum Air Putih Hangat di Pagi Hari, Saat Perut Belum Terisi

Bagian tubuh yang dikerok akan menjadi kemerahan, yang jika disentuh area kerokan tersebut akan sedikit lebih hangat dibandingkan bagian tubuh lainnya yang tidak dikerok, sehingga tubuh akan terasa lebih rileks.

Kerokan juga bisa mengatasi masalah kesehatan lainnya seperti pembengkakan pada payudara yang biasa terjadi pada ibu-ibu yang baru saja melakukan persalinan, nyeri pada leher, sakit kepala atau migrain.

Sindrom perimenopause yang biasa terjadi pada wanita yang akan mengalami menopause dan jika kerokan dikombinasikan dengan pengobatan alternatif lainnya seperti teknik akupuntur maka mampu untuk mengatasi gejala yang mengacu pada sindrom tourete.

Baca Juga: Youtuber Asal Inggris Ejek Baju Batik KTT G 20, Netizen Indonesia Murka

Banyak orang sering menyepelekan hal ini, kerokan terlalu sering juga dapat berbahaya bagi tubuh selain merusak jaringan kulit, kerokan terlalu sering juga bisa mengakibatkan pembuluh darah kecil dan halus pecah.

Kerokan juga dapat menyebabkan kecanduan karena adanya efek hormon endorfin yang dikeluarkan karena kerokan. Penelitian lebih lanjut masih dibutuhkan untuk membahas tentang pengobatan alternatif yang satu ini, kerokan.(Desyana)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Andre Rusnandar

Sumber: Halodoc

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Mutiara Pagi: Nilai Persahabatan (Bagian 2275)

Minggu, 19 Juli 2026 | 06:57 WIB

Mutiara Pagi: Kembali pada Diri (Bagian 2274)

Sabtu, 18 Juli 2026 | 06:20 WIB

Mutiara Pagi: Sembunyikan (Bagian 2273)

Jumat, 17 Juli 2026 | 05:47 WIB

Mutiara Pagi: Ketenangan Batin (Bagian 2272)

Kamis, 16 Juli 2026 | 06:03 WIB

Mutiara Pagi: Berikan Sebagian (Bagian 2270)

Selasa, 14 Juli 2026 | 06:32 WIB

Mutiara Pagi: Simpan Sebagian (Bagian 2269)

Senin, 13 Juli 2026 | 11:27 WIB

Mutiara Pagi: Perbedaan (Bagian 2268)

Minggu, 12 Juli 2026 | 06:58 WIB

Mutiara Pagi: Doa Saudara (Bagian 2266)

Jumat, 10 Juli 2026 | 06:37 WIB

Mutiara Pagi: Teruslah Belajar (Bagian 2263)

Selasa, 7 Juli 2026 | 07:44 WIB

Mutiara Pagi: Cahaya Ilmu (Bagian 2261)

Minggu, 5 Juli 2026 | 09:18 WIB

Mutiara Pagi: Hidup adalah Puisi (Bagian 2260)

Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:19 WIB

Mutiara Pagi: Kedamaian (Bagian 2259)

Jumat, 3 Juli 2026 | 07:13 WIB

Mutiara Pagi: Kebaikan (Bagian 2258)

Kamis, 2 Juli 2026 | 07:35 WIB
X