Journalnusantara.com - Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Kabupaten Cianjur yang biasa disebut Pendamping Desa mengadakan Rapat Koordinasi yang dihadiri oleh 142 orang TPP dari 32 Kecamatan dan 354 Desa, sebagai media koordinasi dan optimalisasi managerial pendampingan, karena pendamping desa adalah ujung tombak kemajuan desa, di Gedung Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Cianjur, Kamis, (17/11/2022).
Koordinator TPP Kabupaten Cianjur, Ade Yudi Drajat, S.Pd.I., menegaskan kepada pendamping desa agar tetap disiplin dan serius dalam mengawal desa dalam melakukan pendampingan untuk kemajuan desa.
"Sehingga terciptanya strata desa di Kabupaten Cianjur yang maju dan mandiri, sebagaimana Undang-Undang Desa mengamanahkan kesejahteraan masyarakat desa," ucapnya.
Baca Juga: Bintang-Bintang KTT G20, Jokowi, Joe Biden, Xi Jinping, Rishi Sunak, dan Justin Trudeau
Ade Yudi yang juga mantan Sekretaris DPD KNPI Kabupaten Cianjur periode 2017-2019,
dibantu 5 Tenaga Ahli Perofesional Masyarakat (TAPM) yang lainnya mengajak kepada para pendamping desa di Kabupaten Cianjur agar solid, bisa mengawal bekerja dengan baik dan maksimal.
"Semua ini dilakukan dalam upaya agar desa di Kabupaten Cianjur bisa menjadi desa yang unggul dan berintegritas tinggi," katanya menegaskan.
Sementara itu, Koordinator Pendamping Wilayah Jawa Barat, Cecep Kholiludin menjelaskan, desa saat ini mempunyai anggaran stimulus dari pemerintah pusat yang mana anggarannya harus teralisasikan sesuai kebutuhan di desa, jangan sampai asal-asalan dalam pembangunan.
"Maka dari itu pendamping desa harus bisa mengawal dengan baik, agar anggaran itu tepat sasaran, sesuai prioritas dana desa dan targetnya masyarakat desa bisa berdaya dan sejahtera," ujar Cecep.
Cecep mengharapkan kepada pihak pemerintah daerah dalam hal ini Bupati Kabupaten Cianjur adanya tambahan operasional untuk para pendamping seperti di kabupaten lainnya yang bekerja sebagai ujung tombak dilapangan.
"Khusus kepada Anggota DPRD Kabupaten Cianjur yang hadir H. Ahmad Zeni Khoiruzzaini bisa mensupport dalam membantu operasional kegiatan sertifikasi TPP, supaya TPP Cianjur memiliki sertifikasi kompetensi yang dilakukan oleh BNSP," tuturnya.
Anggota DPRD Cianjur, H. Ahmad Zeni Khoiruzzaini yang sudah 4 periode didampingi Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Cianjur Dedi Suherli menegaskan, bahwa pendamping desa harus terjamin kesejahteraannya dalam keberlangsungan untuk pendampingan, karena dinilai sangat membantu pemerintah daerah melalui desa.
Baca Juga: Miris, Guru Pukul Guru Terjadi di Cianjur, Korban Alami Luka di Wajah, Mediasi Telah Diupayakan
"Maka dengan itu kita menegaskan, selain harus bekerja dengan baik, juga senantiasa pendamping desa seirama dengan alur pemerintah daerah, melalui upami senergitas pengawalan pembangunan di Kabupaten cianjur dalam setiap bidang," tutupnya.
Artikel Terkait
Usai Pesan PSK Online, Polisi Bertugas di KTT G20 Tewas Ditusuk
Generasi Z Masihkah Ada Keinginan Menggunakan Media Massa Mainstream ?
Pembangunan Mesjid Margonda Depok Jadi Polemik, Kang Emil: Selesaikan Dulu Dinamikanya
Mengenal Seni Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di Lamongan Jawa Timur
Aksi Buka Baju di Panggung, Widi Vierratale Dituding Pornografi
Nah Ini Dia, Sosok Dibalik Akun yang Diduga Hina Ibu Negara Iriana Jokowi
Sekdes Ciomas Mengundurkan Diri Usai Video Mesum Dirinya Viral di Medsos
Tagar #RIPTwitter jadi Trending Topik, Twitter Terancam Mati Karena Resignnya Para Pegawai
Mami Isa Zega Versus Lucinta Luna, Adu Mulut Saling Umbar Aib di Mall
Career Day UIN SGD Bandung "Menjemput Mimpi Mencintai Tantangan"